- Produksi migas PHE capai 1,04 juta BOEPD, tingkatkan ketahanan energi Indonesia.
- Eksplorasi agresif hasilkan tambahan cadangan 804 juta BOE sumber daya 2C.
- Komitmen ESG dan anti-penyuapan tegaskan peran PHE sebagai korporasi energi bersih.
24JAMNEWS.COM - Di tengah tantangan global terhadap ketahanan energi,bagaimana Indonesia menjaga kemandirian energi fosil sekaligus bertransformasi menuju operasi berkelanjutan?
Pertanyaan ini dijawab oleh langkah strategis PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, yang terus memperkuat perannya sebagai korporasi hulu migas andalan nasional.
Sebagai pengelola sekitar 24 persen blok minyak dan gas di Indonesia, PHE mencatatkan produksi migas hingga Agustus 2025 sebesar 1,04 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD).
Baca Juga: Setahun Prabowo–Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen, Tapi Belum Berubah Struktural
Produksi tersebut terdiri atas 556 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 2,8 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD).
Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen, menjelaskan bahwa capaian ini menjadi bukti peran strategis PHE dalam menjaga pasokan energi nasional.
“Subholding Upstream Pertamina tidak hanya menjaga stabilitas produksi migas nasional."
Baca Juga: KCIC Rugi Beruntun Hingga 2025, PT KAI Harus Menanggung Sebesar 60 Persen Beban Konsorsium
"Tetapi juga melakukan ekspansi, inovasi, serta transformasi menuju operasi yang lebih berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Peningkatan Aktivitas Hulu Dorong Pertumbuhan Produksi Nasional
Capaian produksi migas tersebut didukung oleh peningkatan aktivitas hulu yang masif sepanjang 2025.
Subholding Upstream Pertamina merealisasikan pengeboran eksploitasi sebanyak 580 sumur, kegiatan workover pada 836 sumur, serta layanan sumur (well services) sebanyak 25.514 sumur.
Baca Juga: Laba FORE Tumbuh 41,94 Persen di Kuartal III-2025, Penjualan Sentuh Rp1,04 Triliun
Selain menjaga produksi, PHE juga fokus memperkuat cadangan migas nasional melalui survei seismik 3D seluas 652 kilometer persegi dan pengeboran 15 sumur eksplorasi.
Artikel Terkait
Pajak Online Shop 0,5 Persen Ditunda, Pemerintah Tunggu Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Sri Mulyani Rancang, Purbaya Tunda: Pajak Marketplace Baru Jalan Saat Ekonomi 6 Persen
Partai Gerindra Unggul 33,5 Persen, DWS: Bukti Kepercayaan Publik terhadap Prabowo
Partai Gerindra di Posisi Teratas Survei IPO, Publik Nilai Kepemimpinan Prabowo Efektif
Kisah Inspiratif Krisdayanti, Raih Perak di World Kungfu Championships 2025 Tiongkok
Utang KCIC Alami Pembengkakan Menjadi Sebesar 7,5 Miliar USD, Pemerintah Cari Jalan Tanpa APBN
KCIC Rugi Beruntun Hingga 2025, PT KAI Harus Menanggung Sebesar 60 Persen Beban Konsorsium
Menkeu Purbaya Tegaskan Data Resmi Dana Pemda Hanya Bersumber dari Bank Indonesia
Laba FORE Tumbuh 41,94 Persen di Kuartal III-2025, Penjualan Sentuh Rp1,04 Triliun
Setahun Prabowo–Gibran: Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen, Tapi Belum Berubah Struktural