• Sabtu, 18 April 2026

Jokowi Nilai Pro-Kontra Soeharto Merupakan Hal yang Wajar, 40 Nama Tengah Dikaji oleh Kemensos

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Sabtu, 8 November 2025 | 10:00 WIB
Mantan Presiden Joko widodo mendukung filosofi Jawa Mikul Duwur Mendhem Jero sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin terdahulu. (Facebook.com @Joko Widodo)
Mantan Presiden Joko widodo mendukung filosofi Jawa Mikul Duwur Mendhem Jero sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin terdahulu. (Facebook.com @Joko Widodo)

Pro Kontra Wajar dalam Negara Demokrasi

Menanggapi adanya pro-kontra terhadap nama Soeharto, Jokowi menyebut hal itu lumrah.

“Iya, biasa. Dalam negara demokrasi ada pro-kontra, ada yang setuju, ada yang tidak setuju,” kata dia.

Baca Juga: BPS: Sebanyak 7,46 Juta Pengangguran di Agustus 2025, Turun 4.092 Orang dari Tahun Lalu

Perbedaan pendapat seperti ini adalah tanda masyarakat yang kritis dan terbuka.

Filosofi Mikul Duwur Mendhem Jero Dapat Dukungan

Jokowi juga menilai filosofi Jawa Mikul Duwur Mendhem Jero sebagai nilai luhur bangsa yang mengajarkan penghormatan kepada pemimpin terdahulu.

“Sangat baik,” jawab Jokowi singkat.

Baca Juga: BPS: Sebanyak 7,46 Juta Pengangguran di Agustus 2025, Turun 4.092 Orang dari Tahun Lalu

Filosofi ini sering dipahami sebagai ajaran untuk menjunjung tinggi jasa pemimpin tanpa mengabaikan catatan sejarah.

Daftar Tokoh yang Masuk Usulan Tahun 2025

Selain Soeharto dan Gus Dur, terdapat nama lain seperti Syaikhona Kholil (Madura), KH Bisri Syansuri, M. Jusuf, Ali Sadikin, dan aktivis perempuan Marsinah.

Kementerian Sosial memastikan seleksi dilakukan secara ketat oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

Baca Juga: Wali Kota Termuda New York, Zohran Mamdani Balas Sindiran Presiden Trump Lewat Pidato

Menurut situs resmi Kemensos.go.id, hasil penilaian akhir akan diumumkan menjelang Hari Pahlawan.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X