24JAMNEWS.COM - Penanganan bencana di Aceh Tamiang terus dipercepat.
Sejumlah kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan alat berat dari Pertamina, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Kementerian Perhubungan.
Semua telah bergerak dari Medan menuju wilayah terdampak.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan dan Ajak Evaluasi Kebijakan
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (2/12/2025).
Dalam unggahannya, Sekretariat Kabinet menegaskan bahwa akses untuk pasokan logistik menjadi prioritas utama pemerintah guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
“Dorongan BBM dan alat berat dari Pertamina, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan dalam perjalanan."
Baca Juga: 7 Korporasi Diduga Pengaruhi Ekosistem Batang Toru, WALHI Sumut Soroti Dampak Banjir dan Longsor
"Dari Medan menuju Aceh Tamiang. Akses jalur darat semakin hari harus semakin bisa dilalui,” tulis Sekretariat Kabinet.
Video dari udara memperlihatkan deretan truk BBM, truk logistik, dan kendaraan berat lainnya antre melewati jalur yang masih terendam.
Menggambarkan tingginya tantangan distribusi bantuan ke daerah yang menjadi salah satu pusat dampak banjir di Aceh.
Baca Juga: Rosan Roeslani Jelaskan Tahap Due Diligence Akuisisi 25–30 Persen Saham Lotte Chemical Indonesia
Upaya pembukaan akses menjadi fokus utama pemerintah, mengingat jalur darat merupakan rute kritis untuk mobilisasi bantuan dan evakuasi warga.
Dengan pengerahan alat berat dari PU dan dukungan penuh sektor energi dan transportasi, pemerintah menargetkan arus logistik ke Aceh Tamiang dapat kembali lancar.
Pengiriman bantuan dan BBM terus dimaksimalkan.
Artikel Terkait
7 Korporasi Diduga Pengaruhi Ekosistem Batang Toru, WALHI Sumut Soroti Dampak Banjir dan Longsor
Perubahan Status Bandara IMIP Pada 2025: Poin-Poin Perbedaan Izin Domestik dan Internasional
40–50 Ha Sawah Tercemar Limbah Tambang di Sukabumi: Fakta Lapangan dan Respons Pemerintah
Investigasi Banjir Sumatra Temukan Aliran Kayu dari APL, Pemerintah Perketat Pengawasan PHAT
Rosan Roeslani Jelaskan Tahap Due Diligence Akuisisi 25–30 Persen Saham Lotte Chemical Indonesia
BNPB Sebut Tata Ruang Bermasalah, BMKG Lapor Peringatan Sebelum Longsor dan Banjir di Sumatera
Usai 3 Provinsi Terdampak Bencana, Cak Imin Minta Evaluasi Kebijakan Lingkungan dan Tata Ruang
Angka 5 Persen Portofolio Syariah Jadi Sorotan dalam Evaluasi Kinerja Awal Danantara oleh INDEF
Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan dan Ajak Evaluasi Kebijakan
3 Provinsi Terdampak Bencana: Prabowo Turunkan 100 Perangkat Starlink, Genset, dan Infrastruktur Darurat