24JAMNEWS.COM - Upaya penanganan darurat oleh sumber daya pemerintah yang ada bagi warga yang terdampak bencana di Aceh Tamiang terus dilakukan.
Tim Subholding Upstream Pertamina melalui PHR Zona 1 menyalurkan bantuan logistik secara langsung dari udara (airdrop) ke sejumlah titik yang tak dapat dijangkau melalui jalur darat.
Dalam video resmi yang diunggah akun Pertamina pada Selasa (2/12/2025), terlihat kru Pertamina berada di dalam helikopter menyiapkan paket bantuan.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Hilirisasi Tetap Stabil Setelah Pencabutan Status Internasional Bandara IMIP
Kemudian dijatuhkan ke lokasi permukiman warga di Kecamatan Rantau yang kini terputus aksesnya akibat tingginya genangan air dan kerusakan jalan.
“Tidak memungkinkan untuk mendarat, tim Subholding Upstream Pertamina salurkan bantuan untuk masyarakat melalui airdrop,” demikian keterangan Pertamina.
Bantuan yang diantar meliputi kebutuhan dasar seperti makanan siap konsumsi, air bersih, perlengkapan bayi.
Baca Juga: Kapal ADRI XCII-BM Angkut 88 Ton Bantuan TNI AD untuk Percepatan Pemulihan 3 Provinsi di Sumatera
Seerta kebutuhan darurat lain bagi warga yang terisolasi selama beberapa hari terakhir.
Pertamina menyebut bahwa logistik darurat dan pengerahan relawan masih terus dilakukan di lapangan. Jalur darat menuju beberapa desa
belum bisa dilalui akibat arus kuat dan material lumpur yang menutup ruas jalan.
Baca Juga: Bantuan 1,5 Ton Mendarat di Langsa: MI-17 V5 Jadi Andalan Distribusi Logistik dalam Akses Terisolasi
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan BUMN energi terhadap percepatan penanganan bencana di Sumatera bagian utara.
Pertamina menegaskan bahwa operasi bantuan akan terus berlanjut selama kondisi darurat masih berlangsung.****
Artikel Terkait
7 Korporasi Diduga Pengaruhi Ekosistem Batang Toru, WALHI Sumut Soroti Dampak Banjir dan Longsor
Investigasi Banjir Sumatra Temukan Aliran Kayu dari APL, Pemerintah Perketat Pengawasan PHAT
Rosan Roeslani Jelaskan Tahap Due Diligence Akuisisi 25–30 Persen Saham Lotte Chemical Indonesia
BNPB Sebut Tata Ruang Bermasalah, BMKG Lapor Peringatan Sebelum Longsor dan Banjir di Sumatera
Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Moratorium Penebangan Hutan dan Ajak Evaluasi Kebijakan
Pemerintah Pastikan Hilirisasi Tetap Stabil Setelah Pencabutan Status Internasional Bandara IMIP
3 Provinsi Terdampak Bencana: Prabowo Turunkan 100 Perangkat Starlink, Genset, dan Infrastruktur Darurat
Akses Darat Mulai Terbuka: Pemerintah Kerahkan Konvoi Truk BBM dan Alat Berat ke Aceh Tamiang
Bantuan 1,5 Ton Mendarat di Langsa: MI-17 V5 Jadi Andalan Distribusi Logistik dalam Akses Terisolasi
Kapal ADRI XCII-BM Angkut 88 Ton Bantuan TNI AD untuk Percepatan Pemulihan 3 Provinsi di Sumatera