24JAMNEWS.COM - Pemerintah bersiaga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem hingga akhir tahun. Potensi hujan lebat dan sangat lebat diperkirakan akan turun di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut) sampai Papua.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMk) Pratikno dalam keterangan pers di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
“BMKG sudah menyampaikan ada potensi hujan lebat, bahkan sangat lebat sampai akhir tahun ini, termasuk di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua,” ujarnya.
Baca Juga: Delapan Penggeledahan Ungkap Modus Suap Pajak: Dirut PT Djarum dan Eks Dirjen Dicegah ke LN
Pratikno mengatakan pemerintah telah mempersiapkan antisipasi. Diharapkan, dapat menurunkan risiko bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem tersebut.
“Dan ini, kami telah mewaspadai dan mempersiapkan sedini mungkin untuk mengurangi risiko semaksimal mungkin,” lanjutnya.
Selain itu, TNI bersama BMKG dan BNPB juga telah bekerja sama dalam melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menekan intensitas hujan di wilayah terdampak.
Baca Juga: Dampak Kebijakan Bandara IMIP Morowali: Pemerintah Tegaskan Iklim Investasi Tetap Terkendali
Lebih lanjut, Pratikno menyampaikan bahwa Prabowo memerintahkan penanganan kepada seluruh lembaga hingga aparat, atas dampak banjir bandang dan tanah longsor sebagai upaya penanganan prioritas nasional.
"Seluruh lembaga telah diinstruksikan Bapak Presiden untuk ekstra responsif dan memastikan fokus dalam penyelamatan korban distribusi bantuan dan pemulihan berbagai fasilitas dan pelayanan vital."
"Artinya terus dilakukan penanganan nasional dengan mengerahkan sumber daya maksimal, pemerintah pusat dari seluruh K/L, baik itu BNPB, termasuk juga luar biasa dari TNI-Polri," pungkasnya.****
Artikel Terkait
Delapan Penggeledahan Ungkap Modus Suap Pajak: Dirut PT Djarum dan Eks Dirjen Dicegah ke LN
Ribuan Warga Terdampak, Cak Imin Surati 3 Menteri untuk Evaluasi Kebijakan Bencana Sumatera
19 Persen Kontribusi Manufaktur: INDEF Sebut l Danantara Bisa Menjadi Motor Reindustrialisasi Nasional
1,4 Triliun Dolar AS Pasar Halal Global: Danantara Siap Dorong Indonesia Menjadi Produsen Utama?
Dedi Mulyadi Soroti Risiko Bencana, Moratorium Penebangan Hutan Jawa Barat Segera Diluncurkan
Dampak Kebijakan Bandara IMIP Morowali: Pemerintah Tegaskan Iklim Investasi Tetap Terkendali
PLN–TNI Kerahkan Armada Darat dan Udara, 80 Persen Material Tower Tiba untuk Pulihkan Listrik Aceh
Data Pemulihan Komunikasi di Tapanuli Tengah: Starlink Dukung Warga Kembali Terhubung Pasca Banjir
Bantuan Udara Intensif: 7 Heli Distribusikan Logistik, Warga Tapteng Ucapkan Terima Kasih
Perbaikan Infrastruktur Dipacu, PLN Luaskan Jangkauan Listrik dan Tambah Pasokan Genset di Sibolga