24JAMNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto melepas Kontingen Indonesia menuju SEA Games ke-33 di Thailand dengan pesan yang kuat.
Di hadapan para atlet, pelatih, dan ofisial, Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi cobaan berat akibat berbagai musibah yang melanda Sumatera.
Namun, di tengah duka tersebut, semangat untuk terus maju tidak boleh padam.
Baca Juga: Kebun Teh Pangalengan Dirusak, Pemerintah Soroti Ancaman Banjir dan Longsor di Bandung Selatan
“Bangsa kita sedang menghadapi banyak masalah. Banyak saudara-saudara kita masih menderita musibah. Doa kita bersama mereka."
"Tapi kita tidak boleh surut, tidak boleh mengurangi semangat,” ujar Prabowo, Jumat (5/12/2025).
Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus mengurus dan membantu masyarakat yang terdampak.
Baca Juga: Purbaya Soroti 20 Tahun Masalah Perizinan Yang Tak Selesai dan Pengaruhnya Terhadap Investasi
Dengan semua sumber daya yang ada, tetapi kehidupan berbangsa harus tetap berjalan.
“Kita akan urus saudara-saudara kita yang terkena musibah, tetapi kita tidak bisa berhenti."
"Kita tidak boleh menangis dan meratap terus. Kita harus bekerja keras di semua bidang,” tegasnya.
Baca Juga: Data IPO: Menkeu Purbaya Teratas dengan 17,5 Persen, Ini Kisah Beratnya Saat Kerja Lapangan Migas
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet yang mewakili Indonesia.
Menurutnya, kesempatan untuk membela negara di ajang internasional adalah kehormatan besar yang tidak semua orang dapatkan.
“Kalian mendapat kesempatan, kehormatan, takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mewakili bangsa Indonesia, bangsa keempat terbesar di dunia,” ujarnya.
Artikel Terkait
Dinamika NU Menguat, Mahfud MD Sebut Proyek Tambang sebagai Faktor Utama di Balik Ketegangan
Zona Rawan: 6 Wilayah Sumatera Masuk Potensi Gerakan Tanah Tinggi Berdasarkan Peta Badan Geologi
Setelah Banjir Bandang Sumatera, DPR Temukan Truk Kayu Besar dan Minta Investigasi Menyeluruh
Data IPO: Menkeu Purbaya Teratas dengan 17,5 Persen, Ini Kisah Beratnya Saat Kerja Lapangan Migas
Purbaya Soroti 20 Tahun Masalah Perizinan Yang Tak Selesai dan Pengaruhnya Terhadap Investasi
Kebun Teh Pangalengan Dirusak, Pemerintah Soroti Ancaman Banjir dan Longsor di Bandung Selatan
Komisi IV DPR Ungkap Temuan Ketidaktertiban Izin Hutan dan Desak Audit Menyeluruh dari Kementerian
Banjir Besar Rusak Ratusan Rumah di Agam: Pengungsi Minta Relokasi dan Hunian Darurat yang Layak
139 Warga Agam Meninggal, Yuni Minta Rumah Baru untuk Pulihkan Usaha dan Nasib 15 Pegawainya
Bantuan 2.000 Paket untuk Korban Banjir: Panitia Natal Nasional Terus Bergerak di Sumatera Barat