24JAMNEWS.COM - Tak hanya makanan dan obat-obatan yang terus disalurkan melalui jalur darat, laut, dan udara, pemerintah juga berupaya mempercepat pemulihan jaringan komunikasi.
Bagi para warga terdampak bencana di Sumatra untuk saling bertukar kabar.
Kemudahan komunikasi ini membuat para pengungsi merasa lebih tenang selama tinggal sementara di pos-pos pengungsian.
Baca Juga: 1,4 Triliun Dolar AS Pasar Halal Global: Danantara Siap Dorong Indonesia Menjadi Produsen Utama?
Hal ini diakui oleh Nur Asia Pasaribu (60), salah satu pengungsi banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, Selasa (2/12/2025).
Nur mengisahkan, saat kejadian pada Rabu pagi pekan lalu, listrik padam dan jaringan komunikasi terputus.
Ia sempat kesulitan mengabari sanak saudaranya di Sibolga.
Baca Juga: Airdrop Bantuan Mengalir: Pertamina Distribusikan Logistik ke Titik Terisolasi di Aceh Tamiang
“Baru saya minta bantuan ke Tim SAR. Jadi mereka mengasih jaringan dengan video call sama saudara-saudara atau anak saya."
"Dan mereka mengetahui keadaan saya selamat,” ucap Nur penuh syukur.
Pemerintah telah menyalurkan puluhan perangkat komunikasi Starlink ke sejumlah titik bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Hilirisasi Tetap Stabil Setelah Pencabutan Status Internasional Bandara IMIP
Termasuk di Tapanuli Tengah dan wilayah-wilayah lain yang terisolasi karena akses jalan terputus.
Nur sangat bersyukur atas kemudahan komunikasi tersebut.
“Terima kasih sudah memberikan akses untuk mengetahui keadaan keluarga-keluarga yang terkena musibah banjir,” sambungnya.