24JAMNEWS.COM - Upaya pemulihan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh kembali menunjukkan perkembangan signifikan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) telah berhasil menjangkau kawasan yang sebelumnya terisolasi akibat putusnya akses darat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan bahwa PT Pertamina telah menyalurkan BBM melalui pesawat perintis.
Baca Juga: Rapat Panas Komisi IV: DPR Pertanyakan Data Korporasi Pemegang Izin Hutan Usai Banjir Meluas
Ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, dua wilayah yang selama beberapa hari mengalami keterbatasan suplai energi akibat terputusnya jalur utama.
“Hari ini di Aceh, PT Pertamina telah menyalurkan BBM melalui pesawat perintis ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, tahap awal sebanyak 1.000 liter biosolar dan 1.000 liter pertalite."
"ni tentu saja akan sangat membantu mobilitas, baik itu tim gabungan di lapangan maupun masyarakat di Bener Meriah dan Aceh Tengah,” ujar Abdul dalam konferensi pers, Jumat (5/12/2025).
Akses Jalan Masih Terbatas, BBM Didrop dari Udara
Pengiriman BBM melalui jalur udara dilakukan karena beberapa ruas jalan utama di Aceh masih terputus.
Ruas Bireuen–Takengon, misalnya, masih mengalami putus total di Bener Meriah, dan tim gabungan sedang mempercepat pemasangan Jembatan Bailey di Teupin Mane sebagai solusi sementara.
Sementara itu, akses Aceh Utara–Bener Meriah baru bisa ditembus hingga kilometer 60.
Baca Juga: Prabowo Minta Atlet Kumandangkan Indonesia Raya, Fokus Tangani Musibah Sumatera Tetap Diutamakan
Dan masih menyisakan sekitar 22 kilometer jalan yang harus dibersihkan dari material longsor.
Kondisi ini menyebabkan suplai logistik dan energi sangat bergantung pada moda udara.
Abdul menegaskan bahwa tersedianya BBM di dua kabupaten tersebut akan mempercepat berbagai operasi tanggap darurat.