Disdukcapil Cianjur Sudah Memberikan Klarifikasi Resmi
Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menjelaskan bahwa laporan terkait e-KTP WNA Israel sudah diterima sejak tiga bulan lalu dan telah dilaporkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi.
Pihaknya memastikan data WNA tersebut tidak ada, dan nomor NIK yang tercantum pada e-KTP tidak muncul dalam sistem, bahkan ketika mencoba menggunakan NIK orang lain sekalipun.
Baca Juga: KCJB Sudah Layani 11,71 Juta Penumpang, Tiongkok dan RI Bahas Restrukturisasi Utang
“Pengecekan paling akurat dapat dilakukan melalui chip e-KTP karena tidak dapat diduplikasi, sehingga dapat dipastikan data di dalamnya asli atau palsu,” ujar Asep.
Masyarakat Diminta Waspada KTP Mencurigakan
Disdukcapil Cianjur menekankan pentingnya masyarakat memverifikasi keaslian e-KTP sebelum digunakan dalam transaksi atau administrasi resmi.
Langkah ini dapat mencegah penyalahgunaan identitas dan menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Aqua Ganti Armada Lama, Soroti Truk ODOL Sebabkan 3 Korban Jiwa
Masyarakat dapat langsung mengecek keaslian e-KTP dengan mendatangi kantor Disdukcapil Kabupaten Cianjur untuk memastikan NIK terdaftar dalam sistem resmi.****
Artikel Terkait
KCJB Sudah Layani 11,71 Juta Penumpang, Tiongkok dan RI Bahas Restrukturisasi Utang
Temuan Radiasi 20 Kali Lipat dari Batas Normal, Pemerintah Relokasi Warga Sukatani Bekasi
Dedi Mulyadi Minta Aqua Ganti Armada Lama, Soroti Truk ODOL Sebabkan 3 Korban Jiwa
Studi: Mayoritas CEO Dunia Bangun Sebelum Pukul 6 Pagi Demi Produktivitas Finansial
Mendagri Tito Karnavian Sebut Data Kemenkeu Gunakan Angka Agustus, Kemendagri Lebih Mutakhir
Agus Harimurti Yudhoyono: Sinergi Lintas Sektor Penting untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Mahfud MD Ungkap Data KCIC: 24 Ribu Tenaga Lokal Belum Sepenuhnya Terserap
Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun
Kasus Wanaartha Life: Evelina Diduga Hidup di Beverly Hills, Nasabah Rugi Rp12,7 Triliun
38 Tokoh Terima Penghargaan Pengabdian 25 Tahun dalam Rakernas XXI PSMTI di Batu