NEWS SUMMARY
- Gunung Semeru kembali erupsi dengan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak pada Kamis (6/11/2025).
- Aktivitas kegempaan tinggi, tercatat 2.766 kali letusan sejak Januari 2025, namun belum berdampak signifikan pada warga sekitar lereng.
- PVMBG melarang aktivitas di radius tiga kilometer dari kawah dan delapan kilometer di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.
24JAMNEWS.COM - Gunung Semeru, yang berdiri megah di perbatasan Lumajang dan Malang, kembali erupsi pada Kamis (6/11/2025) pagi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.
Menurut laporan Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terjadi pukul 06.07 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 4.676 mdpl.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah utara dan timur laut, dengan data seismograf mencatat amplitudo maksimum 22 mm serta durasi 157 detik.
Baca Juga: Zohran Mamdani Raih 50,5 Persen Suara, Tantang Balik Sindiran Presiden Donald Trump
Aktivitas Vulkanik Tinggi Sejak Awal Tahun 2025
PVMBG mencatat, sejak Januari hingga 6 November 2025, Gunung Semeru telah mengalami 2.766 kali gempa letusan.
Mukdas menyebut, aktivitas kegempaan masih didominasi erupsi harian namun tidak berdampak besar terhadap kehidupan warga di sekitar lereng gunung yang memiliki tinggi 3.676 mdpl tersebut.
PVMBG Tetapkan Status Waspada dan Larangan Aktivitas
Gunung Semeru masih berstatus Waspada atau Level II, sehingga PVMBG meminta warga menghindari sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.
Baca Juga: Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, BPS Catat Sebanyak 7,46 Juta Orang Masih Menganggur
Mukdas menegaskan, di luar jarak itu warga juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai.
Karena masih ada potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.
Masyarakat Diminta Siaga Terhadap Potensi Lahar dan Awan Panas
Mukdas mengingatkan masyarakat untuk selalu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Tambah Anggaran Rp5 Triliun Demi 30 Rangkaian Kereta KAI
Di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Artikel Terkait
Setelah 5 Tahun Berjuang, Vidi Aldiano Kembali Rehat untuk Pemulihan Kanker Ginjal
7,27 Miliar Dolar Dana Whoosh: Presiden Prabowo Subianto Pastikan Proyek Aman dan Terkendali
Perpres 79/2025 Perkuat Proyek Ibu Kota Nusantara, Basuki Pastikan Tak Akan Jadi Kota Hantu
Pemerintah Pastikan Ibu Kota Nusantara Tetap Dibangun Disebut Kota Hantu oleh The Guardian
Presiden Prabowo Subianto Tambah Anggaran Rp5 Triliun Demi 30 Rangkaian Kereta KAI
116,90 Hektare Tambang Ilegal Milik Harum Energy di Kutai Kartanegara Ditertibkan Satgas PKH
Stimulus Ekonomi Rp34,4 Triliun Digarap Pemerintah Tanpa Menambah Defisit APBN
Laba Semester I 2025 PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) Meningkat Jadi Rp 89,2 Miliar
Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, BPS Catat Sebanyak 7,46 Juta Orang Masih Menganggur
Zohran Mamdani Raih 50,5 Persen Suara, Tantang Balik Sindiran Presiden Donald Trump