• Sabtu, 18 April 2026

Gunung Semeru Erupsi Lagi, PVMBG Catat Sebanyak 2.766 Letusan Sepanjang Tahun 2025

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Kamis, 6 November 2025 | 10:31 WIB
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1.000 meter, PVMBG mengimbau warga di sekitar lereng untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas. (Instagram.com @dolansemeru)
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1.000 meter, PVMBG mengimbau warga di sekitar lereng untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas. (Instagram.com @dolansemeru)

NEWS SUMMARY

  • Gunung Semeru kembali erupsi dengan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak pada Kamis (6/11/2025).
  • Aktivitas kegempaan tinggi, tercatat 2.766 kali letusan sejak Januari 2025, namun belum berdampak signifikan pada warga sekitar lereng.
  • PVMBG melarang aktivitas di radius tiga kilometer dari kawah dan delapan kilometer di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.

24JAMNEWS.COM - Gunung Semeru, yang berdiri megah di perbatasan Lumajang dan Malang, kembali erupsi pada Kamis (6/11/2025) pagi dengan kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Menurut laporan Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terjadi pukul 06.07 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 4.676 mdpl.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah utara dan timur laut, dengan data seismograf mencatat amplitudo maksimum 22 mm serta durasi 157 detik.

Baca Juga: Zohran Mamdani Raih 50,5 Persen Suara, Tantang Balik Sindiran Presiden Donald Trump

Aktivitas Vulkanik Tinggi Sejak Awal Tahun 2025

PVMBG mencatat, sejak Januari hingga 6 November 2025, Gunung Semeru telah mengalami 2.766 kali gempa letusan.

Mukdas menyebut, aktivitas kegempaan masih didominasi erupsi harian namun tidak berdampak besar terhadap kehidupan warga di sekitar lereng gunung yang memiliki tinggi 3.676 mdpl tersebut.

PVMBG Tetapkan Status Waspada dan Larangan Aktivitas

Gunung Semeru masih berstatus Waspada atau Level II, sehingga PVMBG meminta warga menghindari sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.

Baca Juga: Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, BPS Catat Sebanyak 7,46 Juta Orang Masih Menganggur

Mukdas menegaskan, di luar jarak itu warga juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai.

Karena masih ada potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat Diminta Siaga Terhadap Potensi Lahar dan Awan Panas

Mukdas mengingatkan masyarakat untuk selalu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Tambah Anggaran Rp5 Triliun Demi 30 Rangkaian Kereta KAI

Di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X