- Presiden Prabowo Subianto setujui anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru PT KAI.
- Anggaran lebih besar dari usulan awal Rp4,8 triliun dan ditargetkan rampung dalam satu tahun.
- Prabowo dorong percepatan pembangunan jalur strategis di luar Pulau Jawa.
24JAMNEWS.COM - Apakah mungkin membangun 30 rangkaian kereta hanya dalam satu tahun?
Pertanyaan itu muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menyetujui tambahan anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan armada baru PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru yang diajukan PT KAI, lebih besar dari usulan awal Rp4,8 triliun.
Baca Juga: Tren Positif, Badan Pusat Statistik: Harga Beras Turun di Semua Level Pasar Oktober 2025
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat pada Selasa, 4 November 2025.
“Bahkan beliau (Dirut PT KAI) ajukan 4,8T saya setujui tidak 4,8 (tapi) 5T saya setujui. Kalau untuk rakyat banyak saya tidak ragu-ragu,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Tantangan Presiden untuk KAI, Tenggat Waktu Satu Tahun
Dalam kesempatan itu, Prabowo menantang Direktur Utama PT KAI untuk menuntaskan proyek pengadaan tersebut secepat mungkin, bahkan memberikan tenggat waktu hanya satu tahun.
Baca Juga: Kolaborasi BEI–S&P DJI Hadirkan Indeks dengan Tolok Ukur Global untuk Pasar Modal Indonesia
“Saya minta harus dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya secepatnya bisa berapa bulan Direktur KAI 6 bulan,” kata Prabowo.
“Sudahlah aku kasih 1 tahun ya kan nanti dia stres. Ini rakyat yang saksi ya,” tambahnya sambil disambut tepuk tangan masyarakat.
Proyek Kereta Baru Jadi Simbol Peningkatan Pelayanan Publik
Prabowo menegaskan, pengadaan 30 rangkaian kereta baru bukan sekadar proyek transportasi.
Baca Juga: Operasi Tangkap Tangan ke-6 KPK di 2025 Libatkan Gubernur Riau Abdul Wahid, Dugaan Suap Proyek
Melainkan komitmen nyata pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik.
Artikel Terkait
Konflik Tambang Rakyat Banyuwangi: Warga Tolak Pengeboran PT BSI di Petak 67
Indonesia Bidik Investor Asing yang Siap Transfer Teknologi, Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,5 Persen
3 Fakta Hiatus Penyanyi Vidi Aldiano: Fokus Pemulihan, Persiapan Album, dan Dukungan Fans
Operasi Tangkap Tangan ke-6 KPK di 2025 Libatkan Gubernur Riau Abdul Wahid, Dugaan Suap Proyek
Kolaborasi BEI–S&P DJI Hadirkan Indeks dengan Tolok Ukur Global untuk Pasar Modal Indonesia
Tren Positif, Badan Pusat Statistik: Harga Beras Turun di Semua Level Pasar Oktober 2025
Usai 2 Jam Bertemu Presiden Prabowo Subianto, Ignasius Jonan: Tak Ada Diskusi Soal Whoosh
Utang Whoosh Rp116 Triliun, Presiden Prabowo Tegaskan Siap Tanggung Jawab Penuh
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Tetap Jalan, Pemerintah Tepis Isu Kota Hantu dari Media Asing
Presiden Prabowo Subianto Setujui Rp5 Triliun untuk 30 Kereta Baru, Target Rampung Setahun