NEWS SUMMARY:
- ISEA catatkan kinerja keuangan kuat di kuartal III 2025.
- Laba per saham naik ke Rp2,58 seiring efisiensi dan pengendalian biaya.
- Total aset naik jadi Rp441,76 miliar, tunjukkan fundamental solid.
24JAMNEWS.COM - Bagaimana sebuah korporasi pengolahan hasil laut mampu mencetak laba lebih dari dua kali lipat di tengah tantangan ekonomi global yang menekan industri perikanan?
PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) membuktikan bahwa efisiensi dan pengelolaan biaya yang ketat dapat menjadi kunci keberhasilan.
Korporasi pengolahan dan perdagangan hasil laut, PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,58 miliar hingga kuartal III 2025.
Baca Juga: Viral Video Tak Saling Sapa, Menkeu Purbaya Tegaskan Hubungannya dengan Luhut Baik
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit, perolehan laba bersih tersebut tumbuh signifikan 113,09 persen dibandingkan Rp1,68 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba per saham ISEA pun meningkat menjadi Rp2,58 dari sebelumnya Rp1,21 per saham.
Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan efisiensi kinerja yang berkelanjutan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Baca Juga: Dampak Otomatisasi, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Manusia Tetap Pusat Ekonomi
Direksi ISEA dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi efisiensi beban operasional dan pengendalian biaya bunga yang efektif di tengah kenaikan volume penjualan.
Pendapatan Melonjak 125 Persen Didukung Permintaan Produk Laut Global
ISEA juga mencatat lonjakan pendapatan yang signifikan mencapai Rp362,02 miliar hingga September 2025, naik 125,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp160,54 miliar.
Setelah dikurangi beban pokok penjualan sebesar Rp298,56 miliar, laba kotor ISEA meningkat menjadi Rp63,46 miliar dari Rp53,00 miliar pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: AWS US-EAST-1 Error: Ratusan Korporasi Terganggu, Dunia Digital Melambat Seharian
Menurut manajemen ISEA, kenaikan pendapatan tersebut didorong oleh peningkatan volume ekspor dan permintaan produk laut di pasar internasional yang terus membaik sepanjang tahun.
Artikel Terkait
Kepuasan Publik Terhadap Menteri Kabinet Merah Putih Tembus hingga 70 Persen
Rp114 Triliun dan 33 Tahun: Tantangan Finansial Proyek Kereta Cepat Whoosh Terkuak
Optimisme Ekonomi RI Akhir 2025 Menguat, Tapi Pengangguran Muda Belum Turun Signifikan
Polisi Sebut Timothy Anugerah Universitas Udayana Sosok Kuat, Tak Mudah Jadi Korban Bullying
AWS Down 2025: Layanan Amazon, Fortnite, dan Snapchat Terhenti Akibat Gangguan Besar
Presiden Prabowo Siapkan 288.000 Layar Digital dan Dana Rp13 T untuk Pendidikan
4 Program Pendidikan Presiden Prabowo: Dari LPDP hingga Digitalisasi Sekolah
Viral Video Tak Saling Sapa, Menkeu Purbaya Tegaskan Hubungannya dengan Luhut Baik
Purbaya Yudhi Sadewa dan Luhut Pandjaitan Duduk Jauh di Sidang Kabinet, Isu Tegang Ditepis
Desakan Publik Semakin Meningkat: Kasus Dugaan Korupsi Rp18 Miliar Gus Yazid