Fokus Tahap Kedua pada Ekonomi Sirkular dan Pemberdayaan
Memasuki tahap kedua (2023–2025), program berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pengembangan ekonomi sirkular.
Aktivitas utama meliputi revitalisasi gazebo di Pantai Paal, penyediaan mesin olah sampah, serta pelatihan teknis dan kewirausahaan yang dilaksanakan di Rumah Bakti BUMN.
Baca Juga: Badan Pangan Nasional Bentuk Satgas Baru, Harga Beras Masih Naik di 59 Wilayah Indonesia
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11, 12, dan 13.
Yang menitikberatkan pada pembangunan kota berkelanjutan, pola konsumsi dan produksi bertanggung jawab, serta aksi terhadap perubahan iklim.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Dampak Nyata Bagi Warga
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly, menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan program yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Kasus Korupsi Timah Sang Suami: Sandra Dewi Klaim Aset Rp33 Miliar Hasil Kerja Sendiri
"Selain membantu menjaga kebersihan daerah, pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat bermanfaat dan memberikan dampak positif dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” ujar Novly.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan perubahan nyata yang berkelanjutan di tingkat lokal.
Kolaborasi 28 BUMN Dorong Komitmen Lingkungan Berkelanjutan
Program Olah Sampah Likupang melibatkan 28 korporasi negara, antara lain IFG, WIKA, PT Pelindo, PT PNM, PT PLN, PT Bank BNI, PT PP, Perum Peruri, PT BTN, PT BRI.
Baca Juga: 2025 Jadi Tahun Penentu, Presiden Prabowo Siapkan Langkah Tekan Pengangguran RI
Juga PT Hutama Karya, PT PELNI, PT Adhi Karya, PT Garuda Indonesia, Perum Perumnas, PT Angkasa Pura, PTPN I, Perum Bulog, dan PT Semen Indonesia.
Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BP BUMN, Edi Eko Cahyono, menegaskan komitmen program ini terhadap pembangunan berkelanjutan.
“Inisiatif ini selaras dengan Asta Cita ke-3, 4, dan 6 Pemerintah yang mendorong kewirausahaan, pemerataan ekonomi, dan pembangunan SDM.
Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen Berkat Suntikan Dana Rp200 Triliun
Artikel Terkait
2025 Jadi Tahun Penentu, Presiden Prabowo Siapkan Langkah Tekan Pengangguran RI
Purbaya Yudhi Sadewa dan Luhut Pandjaitan Duduk Jauh di Sidang Kabinet, Isu Tegang Ditepis
Desakan Publik Semakin Meningkat: Kasus Dugaan Korupsi Rp18 Miliar Gus Yazid
ISEA Berhasil Bukukan Laba Bersih Rp3,58 Miliar, Pendapatan Tumbuh 125 Persen
Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen Berkat Suntikan Dana Rp200 Triliun
Kasus Korupsi Timah Sang Suami: Sandra Dewi Klaim Aset Rp33 Miliar Hasil Kerja Sendiri
Badan Pangan Nasional Bentuk Satgas Baru, Harga Beras Masih Naik di 59 Wilayah Indonesia
Elnusa Luncurkan Program PERTASTREAM, Teknologi Ultrasonik Buatan Anak Bangsa
Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Surabaya: Pemerintah Hitung Ulang di Tengah Utang Rp116 Triliun
Korupsi Ekspor CPO Rugikan Negara Rp17 Triliun, Ini Tindak Lanjut Kejaksaan Agung