Selanjutnya, laba hasil kegiatan maklon tersebut akan dikembalikan untuk mendanai investasi usaha food processing yang dijadwalkan berlangsung Januari hingga Agustus 2026.
Potensi Pasar Frozen Food Nasional Terus Menguat
Korporasi melihat prospek positif di industri frozen meat dan makanan olahan dalam negeri. Berdasarkan data Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI).
Baca Juga: Buronan Wanaartha Life Diduga Punya Rumah Rp70 Miliar di Kawasan Mewah Beverly Hills AS
Nilai pasar makanan beku nasional telah menembus Rp200 triliun pada 2024 dan diproyeksikan meningkat pada 2025.
Sementara itu, laporan IMARC Group mencatat nilai pasar makanan beku Indonesia mencapai US$3,4 miliar pada 2024.
Diperkirakan tumbuh hingga US$5,9 miliar pada 2033 dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 6,31% selama periode 2025–2033.
Baca Juga: Pendapatan Bunga BTN Tembus hingga Capai Rp26,58 Triliun, Laba Bersih Ikut Melonjak
Pertumbuhan ini ditopang oleh urbanisasi, peningkatan kelas menengah, serta kemajuan logistik rantai dingin di berbagai wilayah Indonesia.
Prospek Cerah bagi Ekspansi TGUK ke Industri Makanan
Dengan tren konsumsi produk siap saji yang terus meningkat, serta kebutuhan protein hewani yang stabil, rencana TGUK menembus bisnis makanan beku dinilai memiliki potensi cerah.
Korporasi juga menilai momentum ini penting untuk memperkuat keberlanjutan usaha sekaligus menambah sumber pendapatan di luar lini minuman.
Baca Juga: 28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia
“Perseroan melihat prospek industri frozen meat dan food processing di Indonesia sangat kuat, didorong oleh urbanisasi dan meningkatnya permintaan produk siap saji,” jelas Maulana.
Seiring meningkatnya permintaan pasar dan kesiapan infrastruktur rantai dingin nasional.
TGUK optimistis langkah diversifikasi ini akan menjadi pijakan penting menuju pertumbuhan jangka panjang korporasi di sektor pangan olahan.****
Artikel Terkait
Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun
Kasus Wanaartha Life: Evelina Diduga Hidup di Beverly Hills, Nasabah Rugi Rp12,7 Triliun
Buronan Wanaartha Life Diduga Punya Rumah Rp70 Miliar di Kawasan Mewah Beverly Hills AS
38 Tokoh Terima Penghargaan Pengabdian 25 Tahun dalam Rakernas XXI PSMTI di Batu
PSMTI Anugerahkan Award Kepada Pendiri dan Pengurus Selama 25 Tahun di Rakernas
Fakta Terbaru KTP WNA Israel Aron Geller Palsu, NIK Tidak Tercatat di Kabupaten Cianjur
28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia
Pendapatan Bunga BTN Tembus hingga Capai Rp26,58 Triliun, Laba Bersih Ikut Melonjak
BBTN Catat Kenaikan Laba Sebesar Dua Digit, Aset Sentuh hingga Rp510,85 Triliun
Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 Triliun, Pemerintah Pilih Restrukturisasi Tak Sentuh APBN