Data Kementerian Pertanian menunjukkan, luas lahan kelapa di Maluku Utara mencapai 158.953 hektare.
Dengan potensi produksi lebih dari satu miliar butir per tahun, di mana sekitar 76 persen telah diserap industri pengolahan.
“Kita ingin Maluku Utara menjadi pusat hilirisasi kelapa Indonesia. Kuncinya satu: harga petani harus naik, industri harus tumbuh, dan semua pihak harus untung,” pungkas Mentan Amran.****
Artikel Terkait
Biaya Membengkak Rp19,9 Triliun, Proyek Kereta Cepat Whoosh Siap Restrukturisasi Utang
TGUK Masuki Bisnis Frozen Meat, Proyeksi Pasar Naik ke US$5,9 Miliar 2033
100 Persen Tarif Baru Amerika Serikat Terancam Batal, Negosiasi dengan Tiongkok Terus Berlanjut
Dugaan Air Tanah Dalam Produk Aqua: Koalisi Kebenaran Desak Pemerintah Bertindak Cepat
Mengapa Label ‘Air Pegunungan’ Dipersoalkan? Kementeriaan ESDM Ungkap Fakta yang Terbaru
Kuasa Hukum Ungkap Grup WA Nadiem Makarim Dibentuk Sebelum Jadi Menteri, Berikut Ini Isinya
5 Alasan Mengapa 70 Persen Press Release Korporasi Gagal Tembus Media Online
40 Tokoh Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mahfud MD Nilai Soeharto Penuhi Syarat
Hasil Riset Harvard: Kebahagiaan Naikkan Produktivitas Kerja Hingga Sebesar 13 Persen
Mentan Amran Sulaiman Dorong Harga Kelapa Naik, 10.000 Hektare Disiapkan di Maluku Utara