NEWS SUMMARY
- PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) menegaskan tidak ada informasi material baru yang memengaruhi harga saham.
- Fluktuasi saham RAFI diklaim murni akibat mekanisme pasar, bukan faktor internal korporasi.
- BEI tetap memantau pergerakan saham RAFI dan menunggu hasil kajian aksi korporasi yang sedang disusun.
24JAMNEWS.COM - Apa yang membuat harga saham sebuah korporasi bisa melonjak atau merosot tajam tanpa sebab yang jelas?
Pertanyaan ini kembali mencuat setelah saham PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) menunjukkan volatilitas ekstrem di Bursa Efek Indonesia (BEI).
PT Sari Kreasi Boga Tbk menegaskan tidak ada informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai saham korporasi.
Baca Juga: Pulihkan Segera Gangguan Mental Pelaku Perundungan dan Sembuhkan Mentalitas Korbannya
Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Utama RAFI, Eko Pujianto, dalam klarifikasi resmi kepada BEI pada Sabtu, 8 November 2025.
"Sampai dengan tanggal surat ini dan sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak terdapat informasi atau fakta material tambahan yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai efek Perseroan,” ujar Eko dalam keterangan tertulis.
Menurut Eko, fluktuasi harga saham RAFI murni merupakan bagian dari mekanisme pasar.
Baca Juga: Hanasta Patala Petrogas Evaluasi 5 Blok Migas Nasional, Siapkan Langkah Akuisisi Strategis
Manajemen memastikan tidak memiliki informasi internal atau kejadian penting lain yang bersifat material dan dapat memengaruhi kelangsungan usaha korporasi.
Rencana Aksi Korporasi Masih Dalam Kajian Internal
Meski menepis adanya informasi tersembunyi, RAFI mengakui tengah mengaji rencana aksi korporasi untuk mendukung ekspansi bisnis di masa depan.
Opsi yang dikaji mencakup pendanaan baru, baik melalui penerbitan saham baru maupun instrumen utang.
Baca Juga: Hanasta Patala Petrogas Evaluasi 5 Blok Migas Nasional, Siapkan Langkah Akuisisi Strategis
"Rencana tersebut masih dalam tahap kajian. Setelah rampung, kami akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal,” jelas Eko.
Artikel Terkait
Menuju DEN 2026–2030: DPR Uji 16 Calon Anggota, 8 Akan Dipilih Presiden Prabowo Subianto
Bagaimana Press Release Menjadi Senjata Utama dalam Manajemen Krisis Korporasi
8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi: Begini Reaksi Roy Suryo, dr Tifauzia, dan Rismon Sianipar
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Tiga Tokoh Nasional Ikut Terseret
Kasus Ijazah Jokowi: dr Tifauzia Pasrah, Roy Suryo dan Rismon Sianipar Siap Hadapi Hukum
Data BNPB: 202 Jiwa Terdampak Banjir Cilegon, 2 Tewas di Brebes Awal November 2025
Hanasta Patala Petrogas Evaluasi 5 Blok Migas Nasional, Siapkan Langkah Akuisisi Strategis
Pulihkan Segera Gangguan Mental Pelaku Perundungan dan Sembuhkan Mentalitas Korbannya
Saham RAFI Berfluktuasi Tajam, Manajemen Informasikan Tak Ada Terkait Fakta Material Baru
Inilah 7 Fakta Pencapaian Ekonomi Era Soeharto yang Masih Berdampak Hingga Kini