• Sabtu, 18 April 2026

Harga Saham RAFI Naik Turun 20 Persen, Manajemen Sebut Murni Merupakan Mekanisme Pasar

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Selasa, 11 November 2025 | 07:00 WIB
Saham RAFI sempat disuspensi oleh BEI karena volatilitas tinggi. Manajemen memastikan tidak ada informasi material baru yang tersembunyi.  (Dok. skbfood.id)
Saham RAFI sempat disuspensi oleh BEI karena volatilitas tinggi. Manajemen memastikan tidak ada informasi material baru yang tersembunyi. (Dok. skbfood.id)

NEWS SUMMARY

  • PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) menegaskan tidak ada informasi material baru yang memengaruhi harga saham.
  • Fluktuasi saham RAFI diklaim murni akibat mekanisme pasar, bukan faktor internal korporasi.
  • BEI tetap memantau pergerakan saham RAFI dan menunggu hasil kajian aksi korporasi yang sedang disusun.

24JAMNEWS.COM - Apa yang membuat harga saham sebuah korporasi bisa melonjak atau merosot tajam tanpa sebab yang jelas?

Pertanyaan ini kembali mencuat setelah saham PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) menunjukkan volatilitas ekstrem di Bursa Efek Indonesia (BEI).

PT Sari Kreasi Boga Tbk menegaskan tidak ada informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai saham korporasi.

Baca Juga: Pulihkan Segera Gangguan Mental Pelaku Perundungan dan Sembuhkan Mentalitas Korbannya

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Utama RAFI, Eko Pujianto, dalam klarifikasi resmi kepada BEI pada Sabtu, 8 November 2025.

"Sampai dengan tanggal surat ini dan sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak terdapat informasi atau fakta material tambahan yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi nilai efek Perseroan,” ujar Eko dalam keterangan tertulis.

Menurut Eko, fluktuasi harga saham RAFI murni merupakan bagian dari mekanisme pasar.

Baca Juga: Hanasta Patala Petrogas Evaluasi 5 Blok Migas Nasional, Siapkan Langkah Akuisisi Strategis

Manajemen memastikan tidak memiliki informasi internal atau kejadian penting lain yang bersifat material dan dapat memengaruhi kelangsungan usaha korporasi.

Rencana Aksi Korporasi Masih Dalam Kajian Internal

Meski menepis adanya informasi tersembunyi, RAFI mengakui tengah mengaji rencana aksi korporasi untuk mendukung ekspansi bisnis di masa depan.

Opsi yang dikaji mencakup pendanaan baru, baik melalui penerbitan saham baru maupun instrumen utang.

Baca Juga: Hanasta Patala Petrogas Evaluasi 5 Blok Migas Nasional, Siapkan Langkah Akuisisi Strategis

"Rencana tersebut masih dalam tahap kajian. Setelah rampung, kami akan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal,” jelas Eko.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X