24JAMNEWS.COM - Mengapa laba bersih korporasi tambang sebesar ADRO justru naik saat jumlah investornya menurun tajam?
Fenomena ini menimbulkan tanda tanya di tengah pemulihan bisnis mineral dan energi baru terbarukan.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatat kinerja positif sepanjang Januari–September 2025 dengan laba bersih kuartal III sebesar USD126,64 juta atau sekitar Rp2,1 triliun.
Baca Juga: AMOR Bagikan Dividen Interim Rp40,86 Miliar, Setara 56,5 Persen Laba Bersih 2025
Korporasi ini mencatat kenaikan dibandingkan kuartal II-2025 sebesar USD98,24 juta, menunjukkan momentum pemulihan setelah restrukturisasi bisnis tahun lalu.
Meski demikian, secara total sembilan bulan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat USD301,59 juta, lebih rendah dibandingkan periode sama tahun 2024 sebesar USD1,18 miliar.
Menurut laporan resmi perseroan, penurunan laba sembilan bulan terutama disebabkan oleh turunnya pendapatan usaha menjadi USD1,34 miliar, dari sebelumnya USD1,54 miliar pada 2024.
Baca Juga: Inilah 7 Fakta Pencapaian Ekonomi Era Soeharto yang Masih Berdampak Hingga Kini
Struktur Pemegang Saham Alami Penurunan Hingga 15.000 Pihak
Menariknya, laporan registrasi pemegang saham per 31 Oktober 2025 menunjukkan jumlah investor ADRO justru menyusut.
Data mencatat total pemegang saham menjadi 204.733 pihak, turun 15.184 dari posisi September 2025 yang mencapai 219.917 pihak.
Dari jumlah itu, investor perorangan nasional masih mendominasi dengan 203.636 pihak atau 28,91 persen kepemilikan saham.
Baca Juga: Saham RAFI Berfluktuasi Tajam, Manajemen Informasikan Tak Ada Terkait Fakta Material Baru
Sementara itu, sebanyak 468 korporasi nasional menggenggam 58,674 persen saham ADRO, menunjukkan dominasi pemodal besar di tengah berkurangnya investor ritel.
Komposisi Kepemilikan dan Pengendali Korporasi
Selain investor domestik, terdapat 354 badan usaha asing yang memiliki 12,06 persen saham, serta 214 investor perorangan asing dengan porsi 0,037 persen.
Artikel Terkait
Bagaimana Press Release Menjadi Senjata Utama dalam Manajemen Krisis Korporasi
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Tiga Tokoh Nasional Ikut Terseret
Kasus Ijazah Jokowi: dr Tifauzia Pasrah, Roy Suryo dan Rismon Sianipar Siap Hadapi Hukum
Data BNPB: 202 Jiwa Terdampak Banjir Cilegon, 2 Tewas di Brebes Awal November 2025
Hanasta Patala Petrogas Evaluasi 5 Blok Migas Nasional, Siapkan Langkah Akuisisi Strategis
Pulihkan Segera Gangguan Mental Pelaku Perundungan dan Sembuhkan Mentalitas Korbannya
Saham RAFI Berfluktuasi Tajam, Manajemen Informasikan Tak Ada Terkait Fakta Material Baru
Inilah 7 Fakta Pencapaian Ekonomi Era Soeharto yang Masih Berdampak Hingga Kini
AMOR Bagikan Dividen Interim Rp40,86 Miliar, Setara 56,5 Persen Laba Bersih 2025
Laba ADRO Naik Sebesar 28,8 Persen di Kuartal III-2025, Tapi Investor Menurun 15 Ribu