Di Sukabumi, limbah tambang emas yang dioperasikan oleh sebuah korporasi mencemari sawah seluas 40 hingga 50 hektar sehingga petani kehilangan sumber penghasilan.
Jejaring Pemodal Memperkuat Tantangan Penegakan Hukum Tambang Ilegal
Aktivitas tambang ilegal sulit dihentikan karena jejaring pemodal yang diduga melibatkan oknum aparat dan tokoh politik menurut investigasi berbagai media nasional terpercaya.
Baca Juga: Negosiasi 25–30 Persen Saham Lotte Chemical Indonesia Masuki Tahap Uji Tuntas Danantara
Sejumlah laporan menyatakan operasi tambang emas ilegal tetap berjalan meskipun terjadi bencana, korban jiwa, atau kerusakan ekologis yang semakin luas.
Penegakan hukum yang lemah menimbulkan kesenjangan antara upaya pemerintah pusat dan tindakan di lapangan yang belum efektif menutup semua titik tambang ilegal.
Pemerintah daerah sering menghadapi kendala politik, sosial, dan logistik ketika mencoba melakukan penindakan atau pemulihan area yang rusak.
Baca Juga: Alasan Syuriyah Menegaskan Keputusan Final Pemberhentian Ketum PBNU Gus Yahya
Upaya penertiban berskala besar memerlukan koordinasi lintas kementerian karena kerusakan ekologis sudah menyentuh kawasan lindung dan cagar alam penting.
Desakan untuk Pembatasan Peredaran Merkuri Nasional
Pembatasan peredaran merkuri perlu diperketat karena zat tersebut bersifat sangat persisten dan berdampak jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.
Merkuri dapat mengganggu sistem saraf anak dan meningkatkan risiko cacat lahir jika paparan terjadi dalam jangka panjang.
Baca Juga: 6 Kriteria Saham Incaran Danantara Indonesia, Fokus Fundamental dan Hindari Risiko Tinggi di BEI
Pusat Penelitian Oseanografi BRIN melalui laporan resminya menekankan bahwa paparan kronis merkuri dapat memasuki rantai makanan.
Sehingga mengancam ketahanan pangan masyarakat di wilayah hilir sungai.****
Artikel Terkait
Jabatan Gus Yahya Dicabut pada 26 November: Data Kunci Transisi Kepemimpinan PBNU
Syuriyah PBNU Putuskan Pemberhentian Gus Yahya pada 00.45 WIB: Ini Dampak Organisasi
ETF Hingga Indeks Baru: 6 Kriteria Saham Incaran Danantara Dorong Modernisasi BEI 2025
Alasan Jokowi Bantah Peresmian Bandara IMIP dan Beri Penegasan Bandara yang Ia Resmikan
Fakta Penting Klarifikasi Jokowi Mengenai Isu Peresmian Bandara Khusus IMIP di Morowali
Respons Cepat 5 Instansi Pemerintah Disorot Prabowo Saat Cek Kerusakan Banjir dan Longsor Sumatra Utara
Disambut Haru Warga, Prabowo Pastikan Distribusi Bantuan dan Pemulihan Listrik Dipercepat di Tapanuli
Prabowo Cek Tapanuli Tengah: Cuaca Mulai Membaik dan Proyeksi Terburuk Dinilai Sudah Terlewati
Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Dorong Penguatan Fungsi Pemerintah Jaga Lingkungan
Data Penting Polemik Bandara IMIP: Dari Rapat Kabinet Hingga Statusnya Menjadi Internasional