• Sabtu, 18 April 2026

Isu Tambang Dinilai Jadi Pemicu Konflik PBNU, Mahfud MD Jelaskan Pergeseran Karakter Organisasi

Photo Author
Tim 24 Jam News, 24jamnews.com
- Jumat, 5 Desember 2025 | 08:00 WIB
Mahfud MD menyoroti pergeseran NU dari tradisi keulamaan menuju orientasi proyek ekonomi. (Instagram.com @mohmahfudmd)
Mahfud MD menyoroti pergeseran NU dari tradisi keulamaan menuju orientasi proyek ekonomi. (Instagram.com @mohmahfudmd)

NEWS SUMMARY:

  • Mahfud MD menyebut konflik internal NU berakar pada kepentingan proyek dan izin tambang yang telah lama jadi isu internal.
  • Mahfud menilai dinamika PBNU kini menjauh dari tradisi keulamaan dan peran sosial-keagamaan yang dulu menjadi fondasi NU.
  • Ia mengkritik arah gerak PBNU yang dinilai mirip korporasi hingga menyebutnya “PTNU” karena dominasi kepentingan ekonomi.

24JAMNEWS.COM - Mengapa konflik internal NU kini mengemuka dan apa sebenarnya yang menjai pemicunya?

Pertanyaan mengenai sumber konflik yang belakangan memanas di tubuh Nahdlatul Ulama (NU) kembali mencuat setelah Mahfud MD menyampaikan pandangannya melalui kanal YouTube pribadinya pada 2 Desember 2025.

Mahfud MD, tokoh Nahdliyin senior yang kini menjabat sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, menilai soal dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Baca Juga: Faktor-Faktor Kunci yang Yakinkan Investor Meski Status Internasional Bandara IMIP Morowali Dicabut

Dia menyebut dijamika internal NU lagi sepenuhnya berkaitan dengan perbedaan tafsir aturan organisasi, melainkan berkaitan dengan kepentingan ekonomi, proyek, dan perizinan tambang.

Akar Konflik Internal NU Dinilai Berhubungan Dengan Proyek Tambang

Mahfud MD menjelaskan bahwa isu tambang telah lama menjadi perbincangan di kalangan internal NU, sehingga memengaruhi hubungan antarpengurus.

"Ini asal muasalnya soal tambang, dulu ketika saya bilang itu kan belum ada yang bilang, nah sekarang mereka semua juga sudah bilanglah bahwa ini memang asal asalnya tambang," ujar Mahfud MD dalam pernyataannya.

Baca Juga: Moratorium Penebangan Hutan: Dedi Siapkan Kebijakan Baru untuk Kurangi Risiko Bencana di Jabar

Ia menegaskan bahwa faktor perizinan usaha telah menjadi elemen yang memperkeruh suasana, bukan semata soal perbedaan tafsir Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.

Menurutnya, gesekan yang muncul memiliki benang merah dengan kepentingan ekonomi, sehingga memunculkan perubahan pola interaksi internal yang sebelumnya jarang terlihat.

Perubahan Orientasi Dinilai Menjauh dari Tradisi Keulamaan NU

Mahfud membandingkan kondisi NU saat ini dengan masa ketika organisasi tersebut lebih fokus pada peran sosial-keagamaan dan penguatan tradisi keulamaan.

Baca Juga: Fakta Penting Potensi Danantara dalam Mendorong Ekonomi Syariah dan Industri Halal Indonesia 2025

"Saya begini loh, merindukan NU yang taat pada ulama, tidak rebutan proyek, gak ada itu urusan ngurus perusahaan, ngurus tambang, ngurus itu dulu gak ada," kata Mahfud.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X