NEWS SUMMARY:
- Sphere, pemasok komponen roket SpaceX, mengakuisisi 10% saham smelter nikel di IMIP untuk memperkuat pasokan material strategis.
- Investasi ini menandai masuknya rantai pasok teknologi antariksa global ke industri nikel Indonesia.
- Nikel Indonesia kian dilirik industri superalloy dan kedirgantaraan, tak lagi terbatas pada sektor EV.
24JAMNEWS.COM - Apakah Indonesia tengah diam-diam menjadi simpul penting rantai pasok industri antariksa dunia, ketika pemasok roket SpaceX mulai menanamkan modal di smelter nikel Morowali?
Seberapa besar arti akuisisi 10% saham smelter ini bagi posisi Indonesia dalam peta industri teknologi tinggi global yang selama ini didominasi negara maju?
Sphere Masuk Smelter IMIP Perkuat Rantai Pasok Antariksa Global
Korporasi Sphere resmi mengakuisisi 10% saham fasilitas pemurnian nikel di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Vale Indonesia Hentikan Produksi Awal 2026, RKAB Masuk Tahap Akhir di Kementerian ESDM
Sphere dikenal sebagai pemasok komponen logam presisi dan superalloy untuk korporasi SpaceX milik Elon Musk.
Langkah ini menandai keterhubungan langsung industri nikel Indonesia dengan rantai pasok teknologi antariksa global.
Akuisisi Strategis untuk Menjamin Pasokan Superalloy Berkualitas Tinggi
Sphere menyatakan investasi ini bertujuan mengamankan pasokan nikel berkualitas tinggi yang menjadi bahan utama superalloy komponen roket dan wahana antariksa.
Permintaan material antariksa meningkat seiring intensitas peluncuran SpaceX yang mencapai ratusan misi per tahun.
Diversifikasi sumber pasokan dinilai krusial untuk menjaga stabilitas produksi jangka panjang.
IMIP Menguat Sebagai Pusat Nikel Teknologi Tinggi Dunia
Kawasan IMIP selama ini dikenal sebagai pusat hilirisasi nikel terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
Baca Juga: Pembukaan BEI 2026 Tanpa Presiden, Menkeu Tekankan Prioritas Bencana dan Stabilitas Ekonomi
Masuknya Sphere menunjukkan pergeseran orientasi nikel nasional dari sektor baterai kendaraan listrik ke industri presisi dan kedirgantaraan.
Artikel Terkait
APBN 2026 Rp2.567,9 Triliun, Pemerintah Fokuskan 8 Program Prioritas Dongkrak Ekonomi
Data IUCN Ungkap Krisis Macan Tutul Jawa: Konflik Tinggi, Pelepasliaran Minim
Ketika Hutan Terputus: Mengapa Macan Tutul Jawa Kian Sering Konflik dengan Manusia
Prabowo Pilih Tinjau Bencana Aceh, Pemerintah Pastikan Komitmen Ekonomi Tetap Kuat di 2026
Absennya Presiden di BEI 2026 Dijelaskan Menkeu, Target IHSG 10.000 Tetap Dicanangkan
Produksi Nikel Tertahan, Operasional Tambang PT Vale Indonesia Terhenti Karena RKAB 2026
PT Vale Indonesia Setop Operasional Tambang, Izin RKAB 2026 Belum Terbit dari Kementerian ESDM
5 Proyek Hilirisasi Danantara Senilai Rp100 Triliun Masuk Tahap Groundbreaking Februari 2026
Perintah Eksekutif Trump Hentikan Akuisisi Semikonduktor, Emcore Jadi Sorotan Keamanan Nasional
Target Jebol? Defisit APBN 2025 Melebar, Penerimaan Negara Turun Jadi Rp2.351 Triliun