Opsi lain, lanjutnya, adalah menyerahkan infrastruktur Whoosh menjadi milik pemerintah seperti halnya sistem perkeretaapian nasional.
“Atau kemudian memang ini kita serahkan infrastrukturnya sebagaimana industri kereta api yang lain, infrastrukturnya itu milik pemerintah,” ujarnya.
Proyek Strategis Nasional yang Masih Diuji Keberlanjutannya
Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, yang semula digadang sebagai simbol kemajuan teknologi transportasi Indonesia.
Baca Juga: Gangguan AWS 20 Oktober 2025 Lumpuhkan 100+ Situs Global Termasuk Amazon dan Disney+
Kini menghadapi ujian besar di tengah isu pembengkakan utang dan skema pembayarannya.
Meski demikian, dukungan dari Tiongkok dan upaya pemerintah Indonesia melalui Danantara menunjukkan bahwa kedua pihak masih berkomitmen.
Menjaga keberlanjutan proyek ini agar tetap memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Dugaan Mark Up Kereta Whoosh Berasal Dari Tayangan TV
Dengan lebih dari 11 juta penumpang yang telah dilayani sejak beroperasi.
Whoosh kini bukan hanya menjadi jalur cepat antar kota, tetapi juga simbol nyata tantangan dan harapan dalam pembangunan infrastruktur nasional Indonesia.****
Artikel Terkait
150 Menit Olahraga Per Minggu Terbukti Perkuat Jantung Menurut Data AHA
Tiga Eks Pejabat Pertamina Patra Niaga Didakwa Rugikan Negara Rp9,41 Triliun
Rp113 Triliun Proyek Kereta Whoosh Dipersoalkan, Mahfud MD Persilakan KPK Panggil Dirinya
Purbaya, Teddy, dan Tito Masuk 3 Menteri Berkinerja Terbaik Tahun Ini Versi Lembaga Survei IPR
Penjualan Solar Murah Pertamina Rugikan Negara Triliunan, Siapa yang Diuntungkan?
Tiga Eks Pejabat Pertamina Patra Niaga Didakwa Rugikan Negara Sebesar Rp9,41 Triliun
3 Fakta Baru Kasus Kematian Mahasiswa UNUD, Polisi Dalami Dugaan Perundungan
Setahun MBG: Presiden Prabowo Klaim 1,4 Miliar Porsi Dibagikan, 99,9 Persen Sukses
Fakta Baru Kematian Mahasiswa Universitas Udayana, Dugaan Bullying Kian Melemah
Gangguan AWS 20 Oktober 2025 Lumpuhkan 100+ Situs Global Termasuk Amazon dan Disney+