Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki mencapai 84,40 persen, jauh lebih tinggi dibanding perempuan yang hanya 56,63 persen, mencerminkan masih adanya kesenjangan partisipasi gender dalam dunia kerja.
Tren Positif yang Perlu Dijaga Dengan Kebijakan Produktif
Penurunan angka pengangguran menunjukkan sinyal positif bagi perekonomian nasional.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ibu Kota Nusantara Tetap Dibangun Disebut Kota Hantu oleh The Guardian
Namun BPS menilai peningkatan kualitas kerja dan pemerataan kesempatan masih menjadi tantangan utama.
Pemerintah diharapkan menjaga momentum ini dengan memperkuat pelatihan keterampilan dan memperluas akses kerja formal agar kesejahteraan pekerja dapat meningkat secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Setelah 5 Tahun Berjuang, Vidi Aldiano Kembali Rehat untuk Pemulihan Kanker Ginjal
7,27 Miliar Dolar Dana Whoosh: Presiden Prabowo Subianto Pastikan Proyek Aman dan Terkendali
Perpres 79/2025 Perkuat Proyek Ibu Kota Nusantara, Basuki Pastikan Tak Akan Jadi Kota Hantu
Pemerintah Pastikan Ibu Kota Nusantara Tetap Dibangun Disebut Kota Hantu oleh The Guardian
Presiden Prabowo Subianto Tambah Anggaran Rp5 Triliun Demi 30 Rangkaian Kereta KAI
116,90 Hektare Tambang Ilegal Milik Harum Energy di Kutai Kartanegara Ditertibkan Satgas PKH
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp34,4 Triliun, Menku Purbaya Optimis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen
Stimulus Ekonomi Rp34,4 Triliun Digarap Pemerintah Tanpa Menambah Defisit APBN
Laba Semester I 2025 PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) Meningkat Jadi Rp 89,2 Miliar
Pengangguran Turun Jadi 4,85 Persen, BPS Catat Sebanyak 7,46 Juta Orang Masih Menganggur