• Sabtu, 18 April 2026

Angka Penerimaan Pajak Turun, Komisi XI Soroti Kinerja Fiskal dan Respons Purbaya Soal Pajak DPR

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Sabtu, 29 November 2025 | 07:15 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat Komisi XI, momen ketika ia menanggapi kritik terkait realisasi pajak dengan pernyataan bernada satir.  (Instagram.com @menkeuri)
Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat Komisi XI, momen ketika ia menanggapi kritik terkait realisasi pajak dengan pernyataan bernada satir. (Instagram.com @menkeuri)

Ketidaknormalan Ekonomi Jadi Alasan Rasional

Purbaya menegaskan bahwa membandingkan kinerja fiskal sekarang dengan periode normal tidak adil.

Ia menilai bahwa penerimaan pajak melemah terutama karena kondisi ekonomi yang belum pulih dan penurunan uang beredar sejak awal 2025.

Baca Juga: 4 Pilar Strategis Kompas100 CEO Forum 2025 untuk Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Sehingga, menurutnya, kebijakan penambahan beban pajak kepada masyarakat seharusnya ditunda sampai ekonomi stabil — dan bukan sekarang.

DPR Didesak Fokus Optimalisasi Pajak, Bukan Beban Baru

Sebagai tanggapan, sebagian anggota Komisi XI meminta agar fokus dialihkan ke optimalisasi penerimaan pajak.

Melalui penagihan, penyesuaian regulasi, atau perbaikan administrasi, dibanding menaikkan pajak secara massal.

Baca Juga: Prabowo Targetkan 1 MW PLTS per Desa, Pemerintah Percepat Eksekusi dan Penertiban Tambang Ilegal

Hal ini dianggap lebih adil, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang rentan jika diberi beban pajak tambahan saat ekonomi belum stabil.

Menanti Respons Serius, Bukan Sekadar Candaan

Meskipun sindiran Purbaya tampak dalam guyonan, pernyataan itu tidak bisa dianggap enteng.

Di tengah menipisnya penerimaan dan tantangan ekonomi, candaan semacam itu dapat diartikan sebagai alarm bagi parlemen untuk meninjau komitmen nyata terhadap penerimaan negara.

Baca Juga: 6 Pertimbangan Syuriyah PBNU yang Menjadi Dasar Pemberhentian Gus Yahya dari Tanfidziyah

Kalau serius, maka perlu langkah konkret — bukan sekadar lelucon politik — agar beban tidak jatuh pada rakyat di masa sulit.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X