• Sabtu, 18 April 2026

Menghadapi Lonjakan Impor: Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan untuk 3 Industri Utama

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Jumat, 28 November 2025 | 18:00 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan tiga strategi baru untuk memperkuat industri manufaktur nasional. (Instagram.com @menkeuri)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan tiga strategi baru untuk memperkuat industri manufaktur nasional. (Instagram.com @menkeuri)

NEWS SUMMARY:

  • Pemerintah menyiapkan strategi sektoral untuk memperkuat industri manufaktur di tengah tekanan impor murah dan overcapacity global.
  • Tiga sektor prioritas—tekstil, tembakau, dan otomotif—mendapat kebijakan berbeda sesuai tantangan industrinya.
  • Pertumbuhan manufaktur 5,54% pada Kuartal III-2025 menjadi dasar penguatan iklim usaha nasional.

24JAMNEWS.COM - Bagaimana Indonesia menjaga industri manufaktur tetap kompetitif ketika pasar global dibanjiri produk murah, tekanan overcapacity meningkat, dan impor ilegal terus menekan harga?

Pertanyaan itu kini dijawab pemerintah melalui rangkaian strategi baru yang dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menyiapkan kebijakan komprehensif untuk memperkuat iklim usaha manufaktur di tengah tekanan eksternal yang terus meningkat.

Baca Juga: 3 Fakta Anomali Bandara IMIP Tanpa Imigrasi dan Bea Cukai yang Diungkap Menhan Sjafrie

Termasuk masuknya produk impor berharga rendah dan overcapacity dari Tiongkok yang berdampak pada beberapa sektor strategis.

Purbaya menegaskan langkah-langkah ini dibutuhkan karena sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,54 persen pada Kuartal III-2025, sehingga stabilitasnya menjadi kunci keberlanjutan ekonomi nasional.

Penataan Impor Tekstil Melalui Mekanisme Perlindungan Terukur

Untuk sektor tekstil, pemerintah fokus pada penataan impor ilegal agar tidak mengganggu struktur biaya produsen domestik yang kini menghadapi persaingan ketat dari produk murah global.

Baca Juga: 12 Penambang Ilegal Ditangkap di TN Tanjung Puting, Aktivitas PETI Sungai Sekonyer Terbongkar

Purbaya menyebut regulasi kawasan berikat akan diperbaiki untuk memastikan arus barang lebih terkontrol.

Termasuk melalui penguatan penerapan Bea Masuk Anti Dumping dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan secara terukur.

Ia menjelaskan bahwa BMAD dan BMTP dibutuhkan untuk menahan praktik impor tidak sehat yang dapat mengancam kapasitas produksi nasional, terutama di rantai pasok tekstil dan garmen.

Baca Juga: Ekspor Freeport Tertahan Sebabkan Ekonomi Papua Tengah Minus 8 Persen, Mendagri Lapor Presiden

Kebijakan Tembakau Dipertahankan untuk Menjaga Stabilitas Industri

Untuk industri tembakau, pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif cukai dalam waktu dekat agar struktur biaya produksi tetap stabil bagi pelaku usaha.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X