• Sabtu, 18 April 2026

Stabilkan Beras 2026, Bapanas Andalkan CBP 3,248 Juta Ton dan Penyerapan Panen Raya

Photo Author
Tim 24 Jam News, 24jamnews.com
- Rabu, 7 Januari 2026 | 15:55 WIB
Stabilkan Beras 2026, Bapanas Andalkan CBP 3,248 Juta Ton dan Penyerapan Panen Raya (Dok. Bapenas)
Stabilkan Beras 2026, Bapanas Andalkan CBP 3,248 Juta Ton dan Penyerapan Panen Raya (Dok. Bapenas)

 

NEWS SUMMARY:

  • Bapanas memastikan program intervensi perberasan 2026 berlanjut dengan stok CBP 3,248 juta ton untuk jaga stabilitas pasokan dan harga.
  • Pemerintah menyepakati SPHP beras 1,5 juta ton serta bantuan pangan bagi 18,277 juta keluarga selama 4 bulan di 2026.
  • Harga gabah Rp6.500 per kg dinilai menguntungkan petani dan menjadi kunci optimisme menuju swasembada beras 2026.

24JAMNEWS.COM - Apakah stok beras nasional benar-benar cukup untuk menjaga harga tetap stabil sepanjang 2026, sekaligus melindungi petani dari gejolak pasar?

Di tengah kekhawatiran publik terhadap inflasi pangan, seberapa siap pemerintah memastikan beras tetap terjangkau tanpa menekan harga gabah petani?

Stok Nasional dan Intervensi Pasar Beras Pemerintah

Pemerintah memastikan program intervensi perberasan tetap berlanjut sepanjang 2026 guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

Baca Juga: Nikel RI Tembus Industri SpaceX Elon Musk, Sphere Masuk Smelter IMIP dengan Porsi 10 Persen

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat Cadangan Beras Pemerintah di Perum Bulog mencapai 3,248 juta ton hingga akhir 2025.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan stok tersebut memberi ruang intervensi pasar secara terukur.

Ia menyebut program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan beras telah disepakati sebesar 1,5 juta ton pada 2026.

Baca Juga: Dari Final ke Dibatalkan: Akuisisi Chip Emcore Terganjal Kebijakan Baru Presiden AS Donald Trump

SPHP dan Bantuan Pangan Disiapkan Bersamaan

Ketut menjelaskan intervensi dilakukan seiring penyaluran bantuan pangan untuk menjaga keseimbangan keluar masuk stok Bulog.

Pemerintah menyepakati bantuan pangan beras bagi 18,277 juta keluarga penerima manfaat selama empat bulan di 2026.

“SPHP beras jalan terus, dan bantuan pangan juga sudah disepakati di rapat koordinasi terbatas,” ujar Ketut di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: Belanja Naik, Pajak Turun: Defisit APBN 2025 Sentuh Rp560 Triliun per November

Ia menilai skema tersebut menjaga stabilitas harga sekaligus memberi ruang penyerapan panen raya petani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X