ekonomi

Minat Investasi Rusia Meningkat: Sistem Group Bahas Farmasi dan Kapal Listrik

Minggu, 23 November 2025 | 19:09 WIB
Rosan Roeslani memaparkan peluang kerja sama farmasi dengan Sistem Group untuk menekan harga obat nasional. (Dok. Setkab.go.id)

NEWS SUMMARY:

  • Fokus investasi mencakup kesehatan, farmasi, kapal listrik, perhotelan, dan pendidikan.
  • Semua rencana masih tahap penjajakan, nilai investasi belum diumumkan namun intensitas pembahasan meningkat.
  • Delegasi Sistema Group Rusia bertemu Presiden Prabowo dan Rosan Roeslani membahas peluang investasi multisektor di Indonesia.

24JAMNEWS.COM - Apakah Indonesia siap jadi pangkalan galangan kapal listrik sekaligus pusat obat Rusia?

Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama strategis dengan Sistema Group, salah satu konglomerasi terbesar di Rusia, dalam sektor kesehatan.

Untuk memproduksi obat-obatan bersama Bio Farma dan Kimia Farma di Bandung.

Baca Juga: Apakah Target Pertumbuhan 5,4 Persen 2026 Realistis? INDEF Ungkap Ketimpangan dan Tantangan

Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, menyatakan harapan kerja sama ini bisa menekan harga obat di dalam negeri yang selama ini dinilai relatif tinggi.

Sistema sendiri memiliki jaringan lebih dari 160 rumah sakit di Rusia dan merupakan salah satu produsen obat berpatent terbesar di negara itu.

Industri Kapal Listrik: Transformasi Moda Laut

Tidak hanya di bidang farmasi, Sistema Group juga menunjukkan minat dalam transportasi ramah lingkungan.

Baca Juga: Transparansi 3 Audit Tambang: Sherly Tegaskan Tak Ada Konflik Kepentingan dari Saham Warisan

Mereka berencana membangun fasilitas manufaktur kapal listrik penumpang berkapasitas 100–200 orang di Indonesia.

Rencana ini sudah dalam pembicaraan awal, termasuk potensi kolaborasi dengan PT PAL (Persero) sebagai mitra lokal.

Pariwisata dan Pendidikan: Investasi Multisektor

Selain kesehatan dan transportasi, Sistema Group juga membuka peluang kerja sama.

Baca Juga: Pencekalan Kasus Pajak Selama 6 Bulan, Termasuk Dirut Djarum: Ini Implikasi Kasus Pajak 2016–2020

Terutama dalam hal pengelolaan berbagai hotel-hotel potensial di Indonesia.

Di ranah pendidikan, mereka berencana mengirim instruktur bahasa Rusia ke beberapa universitas di Indonesia, memperkuat hubungan akademik bilateral.

Halaman:

Tags

Terkini