• Sabtu, 18 April 2026

Kecelakaan Bus di Kampong Thom Tewaskan 13 Orang: Data Awal Ungkap Dugaan Sopir Mengantuk

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Jumat, 21 November 2025 | 13:55 WIB
ilustrsi bus terjun ke sungai . Bus jatuh ke sungai di Kampong Thom dan menewaskan 13 warga Kamboja. (Dok. Kreasi Cici AI)
ilustrsi bus terjun ke sungai . Bus jatuh ke sungai di Kampong Thom dan menewaskan 13 warga Kamboja. (Dok. Kreasi Cici AI)

Perjalanan Malam Hari Menjadi Sorotan dalam Keamanan Transportasi Regional

Kelelahan sopir merupakan salah satu penyebab signifikan kecelakaan fatal di Asia Tenggara, terutama pada moda transportasi antarkota.

WHO menyebut dalam laporan keselamatan jalan tahunannya bahwa 20–30 persen kecelakaan fatal di kawasan ini dikaitkan langsung dengan kelelahan pengemudi.

Baca Juga: 3,14 Juta Lembar Saham TRIM Diborong Boy Thohir, Sentimen Positif Pasar Jadi Alasan

Perjalanan malam hari memiliki tingkat risiko lebih tinggi terkait kelelahan, menurunnya jarak pandang, dan respons darurat yang lebih lambat.

Keselamatan Jalan dan Pentingnya Audit Transportasi Antarkota

Kamboja Ministry of Public Works and Transport juga telah mengeluarkan panduan keselamatan yang menekankan pelatihan sopir dan inspeksi kendaraan sebagai langkah pencegahan kecelakaan fatal.

Negara-negara ASEAN perlu mempercepat implementasi standar keselamatan regional untuk mengurangi fatalitas kecelakaan lintas negara.

Baca Juga: Dua Korporasi Bersengketa: JATAM Ungkap Data Baru Kekacauan Tata Kelola Tambang di Halmahera Timur

Dengan investigasi yang masih berjalan, aparat Kamboja menegaskan bahwa temuan lengkap.

Termasuk kondisi sopir dan kelayakan bus—akan diumumkan setelah hasil pemeriksaan forensik selesai.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X