Perjalanan Malam Hari Menjadi Sorotan dalam Keamanan Transportasi Regional
Kelelahan sopir merupakan salah satu penyebab signifikan kecelakaan fatal di Asia Tenggara, terutama pada moda transportasi antarkota.
WHO menyebut dalam laporan keselamatan jalan tahunannya bahwa 20–30 persen kecelakaan fatal di kawasan ini dikaitkan langsung dengan kelelahan pengemudi.
Baca Juga: 3,14 Juta Lembar Saham TRIM Diborong Boy Thohir, Sentimen Positif Pasar Jadi Alasan
Perjalanan malam hari memiliki tingkat risiko lebih tinggi terkait kelelahan, menurunnya jarak pandang, dan respons darurat yang lebih lambat.
Keselamatan Jalan dan Pentingnya Audit Transportasi Antarkota
Kamboja Ministry of Public Works and Transport juga telah mengeluarkan panduan keselamatan yang menekankan pelatihan sopir dan inspeksi kendaraan sebagai langkah pencegahan kecelakaan fatal.
Negara-negara ASEAN perlu mempercepat implementasi standar keselamatan regional untuk mengurangi fatalitas kecelakaan lintas negara.
Baca Juga: Dua Korporasi Bersengketa: JATAM Ungkap Data Baru Kekacauan Tata Kelola Tambang di Halmahera Timur
Dengan investigasi yang masih berjalan, aparat Kamboja menegaskan bahwa temuan lengkap.
Termasuk kondisi sopir dan kelayakan bus—akan diumumkan setelah hasil pemeriksaan forensik selesai.****
Artikel Terkait
Dari Podcast ke Polemik: Ucapan Gubernur Sherly Tjoanda y ang Memicu Reaksi Soal Kondisi Morotai
Angka dan Fakta: Alasan Gubernur Sherly Tjoanda Hati-Hati Bicara Sebagai Gubernur Maluku Utara
Sidang Perdana Cerai Marissa Anita: Gugatan 12 November, Mediasi 30 Hari Jadi Penentu Lanjutan
17 Tahun Pernikahan Berakhir, Sidang Mediasi Cerai Marissa Anita dan Andrew Trigg Dimulai Hari Ini
Bank Indonesia Fokus Stabilitas Rupiah, Namun Ruang Penurunan Bank Indonesia Rate Ada
Dengan Akuisisi Emway, BABY Tambah Portofolio 10+ Merek Mainan Global, Perluas Ekosistem Omnichannel
Bitcoin Turun ke Level Terendah 7 Bulan, Arus Keluar ETF 800 Juta Dolar ASPer Hari Dorong Tekanan Jual
Dua Korporasi Bersengketa: JATAM Ungkap Data Baru Kekacauan Tata Kelola Tambang di Halmahera Timur
3,14 Juta Lembar Saham TRIM Diborong Boy Thohir, Sentimen Positif Pasar Jadi Alasan
Pertanyaan Publik Menggantung Usai Wafatnya Dirut Yusuf Saadudin Tanpa Penjelasan Kronologi Resmi