• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Suntik Rp200 Triliun, Konsumsi Rumah Tangga Diproyeksi Naik 5,5 Persen

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Menkeu Purbaya soroti maraknya korupsi di tingkat daerah (Instagram/purbayayudhi_official)
Menkeu Purbaya soroti maraknya korupsi di tingkat daerah (Instagram/purbayayudhi_official)

NEWS SUMMARY:

  • Indikator ritel Bank Indonesia menunjukkan pemulihan belanja masyarakat.
  • Pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan mencapai 5,5 persen akhir 2025.
  • Suntikan likuiditas Rp200 triliun percepat penyaluran kredit sektor riil..

24JAMNEWS.COM - Apakah langkah pemerintah menyalurkan dana segar ke korporasi perbankan mampu mempercepat perputaran ekonomi nasional menjelang akhir tahun 2025?

Pertanyaan ini kini menjadi sorotan publik setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga akan menembus 5,5 persen pada kuartal IV tahun ini.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimismenya bahwa konsumsi rumah tangga akan mencatatkan pertumbuhan kuat di kuartal terakhir 2025.

Baca Juga: Desakan Publik Semakin Meningkat: Kasus Dugaan Korupsi Rp18 Miliar Gus Yazid

“Sekitar 5,5 persen atau sedikit lebih tinggi,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Ia menegaskan peningkatan tersebut merupakan hasil kebijakan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Dana tersebut diharapkan memperkuat likuiditas dan mempercepat penyaluran kredit ke sektor riil.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa dan Luhut Pandjaitan Duduk Jauh di Sidang Kabinet, Isu Tegang Ditepis

Dampak Kebijakan Likuiditas Terhadap Perputaran Uang Nasional

Menurut Purbaya, dampak kebijakan sudah mulai terlihat dari data penjualan ritel Bank Indonesia yang menunjukkan kenaikan pada September 2025.

“Sebagian dampak dari uang yang saya gelontorkan sudah mulai terasa di sistem,” ujarnya.

Ia menambahkan efek tersebut akan semakin kuat pada Oktober hingga Desember, seiring meningkatnya peredaran uang di masyarakat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siapkan 288.000 Layar Digital dan Dana Rp13 T untuk Pendidikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X