NEWS SUMMARY:
- WR Supratman ciptakan lagu sebagai simbol persatuan dan nasionalisme Indonesia.
- Lagu Indonesia Raya awalnya hanya dimainkan instrumental karena pengawasan Belanda.
- Versi aransemen Jos Cleber digunakan hingga kini, memperkuat simbol nasionalisme.
24JAMNEWS.COM - Pernahkah Anda mendengar bahwa sebuah lagu dapat menjadi simbol perlawanan dan persatuan bagi sebuah bangsa?
Lagu "Indonesia Raya" bukan hanya sekadar melodi, tetapi juga merupakan cermin dari semangat perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.
Lagu "Indonesia Raya" diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (WR Supratman) pada tahun 1928.
Baca Juga: 97 Tahun Sumpah Pemuda: Dari Kongres Pemuda II Hingga Peringatan Nasional
Sebagai seorang wartawan dan musisi, Supratman merasa terpanggil untuk menciptakan lagu kebangsaan yang dapat menyatukan semangat perjuangan bangsa Indonesia.
Ia terinspirasi oleh sebuah artikel di majalah Timbul yang mengajak para komponis Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan.
Supratman kemudian mulai menyusun lagu tersebut dengan irama yang menggugah semangat perjuangan.
Baca Juga: TGUK Alihkan Rp42,9 Miliar Untuk Ekspansi Bisnis Daging Beku dan Makanan Olahan
Debut Perdana di Kongres Pemuda II
Pada tanggal 28 Oktober 1928, dalam Kongres Pemuda II yang diselenggarakan di Gedung Indonesische Clubgebouw, Batavia (sekarang Jakarta).
WR Supratman memperdengarkan lagu "Indonesia Raya" untuk pertama kalinya.
Karena adanya pengawasan ketat dari pemerintah kolonial Belanda, lagu tersebut dimainkan hanya dengan biola tanpa lirik.
Baca Juga: BBTN Catat Kenaikan Laba Sebesar Dua Digit, Aset Sentuh hingga Rp510,85 Triliun
Meskipun demikian, melodi yang megah dan membangkitkan semangat tersebut segera ditangkap oleh para peserta kongres dan menjadi simbol persatuan bangsa.
Artikel Terkait
Mahfud MD: Tiongkok Untung dari Whoosh, Indonesia Masih Bayar Bunga Rp2 Triliun
Buronan Wanaartha Life Diduga Punya Rumah Rp70 Miliar di Kawasan Mewah Beverly Hills AS
PSMTI Anugerahkan Award Kepada Pendiri dan Pengurus Selama 25 Tahun di Rakernas
Fakta Terbaru KTP WNA Israel Aron Geller Palsu, NIK Tidak Tercatat di Kabupaten Cianjur
28 Oktober 1928: 3 Pokok Penting Sumpah Pemuda yang Satukan Bangsa Indonesia
97 Tahun Sumpah Pemuda: Dari Kongres Pemuda II Hingga Peringatan Nasional
Pendapatan Bunga BTN Tembus hingga Capai Rp26,58 Triliun, Laba Bersih Ikut Melonjak
BBTN Catat Kenaikan Laba Sebesar Dua Digit, Aset Sentuh hingga Rp510,85 Triliun
Utang Kereta Cepat Whoosh Rp120 Triliun, Pemerintah Pilih Restrukturisasi Tak Sentuh APBN
TGUK Alihkan Rp42,9 Miliar Untuk Ekspansi Bisnis Daging Beku dan Makanan Olahan