• Sabtu, 18 April 2026

32 Tahun Membangun: Data Pertumbuhan dan Swasembada Indonesia di Era Soeharto

Photo Author
Banny Rachman, 24jamnews.com
- Selasa, 11 November 2025 | 03:03 WIB
Presiden RI Kedua Soeharto. (Dok. Setneg RI)
Presiden RI Kedua Soeharto. (Dok. Setneg RI)

Salah satu tonggak sejarahnya adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras pada 1984, yang diakui oleh FAO sebagai model pembangunan pertanian di negara berkembang.

Baca Juga: Data BNPB: 202 Jiwa Terdampak Banjir Cilegon, 2 Tewas di Brebes Awal November 2025

Infrastruktur, Transmigrasi, dan Pemerataan Ekonomi

Era Orde Baru ditandai oleh pembangunan masif infrastruktur: dari jalan tol pertama di Indonesia, Tol Jagorawi, hingga jaringan bendungan, irigasi, dan program listrik desa.

Program transmigrasi memindahkan jutaan penduduk dari Pulau Jawa ke luar Jawa, membuka lahan baru dan mendorong pemerataan ekonomi wilayah.

Menurut data Bappenas, angka kemiskinan ekstrem menurun drastis dari sekitar 60% pada 1970 menjadi 11% pada 1996.

Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi: dr Tifauzia Pasrah, Roy Suryo dan Rismon Sianipar Siap Hadapi Hukum

Sebagian besar karena program kredit usaha desa dan koperasi unit desa (KUD).

Pendidikan, Kesehatan, dan Pengendalian Pertumbuhan Penduduk

Program Wajib Belajar 6 Tahun dan pendirian Puskesmas di seluruh pelosok Indonesia meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Program Keluarga Berencana (KB) yang diakui dunia berhasil menekan angka kelahiran secara signifikan, menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Baca Juga: Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Tiga Tokoh Nasional Ikut Terseret

Warisan Pembangunan yang Masih Terasa Hingga Kini

Korporasi nasional seperti Pertamina, PLN, Telkom, dan Garuda Indonesia diperkuat sebagai tulang punggung ekonomi.

Selain itu, berdirinya industri strategis seperti IPTN, Krakatau Steel, dan Pindad menjadi simbol ambisi kemandirian nasional.

Menurut catatan Bank Dunia, upaya modernisasi sektor industri dan pertanian di masa itu meninggalkan jejak kuat dalam struktur ekonomi Indonesia masa kini.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X