• Sabtu, 18 April 2026

Jalan Palembayan Bisa Dilalui, Tim Gabungan Salurkan Bantuan ke Wilayah yang Sebelumnya Terputus

Photo Author
Banny Rachman, 24jamnews.com
- Jumat, 5 Desember 2025 | 00:30 WIB
Dua hari pasca bencana, jalan di Palembayan sudah bisa diakses. Bantuan logistik pun bisa sampai ke para korban.  (Dok. Tim Media Prabowo)
Dua hari pasca bencana, jalan di Palembayan sudah bisa diakses. Bantuan logistik pun bisa sampai ke para korban. (Dok. Tim Media Prabowo)

24JAMNEWS.COM - Sejumlah wilayah di Sumatera Barat diterjang banjir dan longsor pada Kamis (27/11/2025). Tak terkecuali Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Sejak seminggu sebelumnya, hujan deras terus membasahi Palembayan. Nyaris tanpa henti. Matahari hanya bersinar terang selama satu hingga 2 jam, setelah itu hujan kembali turun.

Hingga akhirnya pada Kamis (27/11/2024) pukul 17.30 WIB, air meluncur deras dari Sungai Nanggang, membawa serta reruntuhan kayu, lumpur, hingga batu berukuran besar.

Baca Juga: Dukungan Maksimal: Helikopter, Hercules, dan 40 Ton Logistik Gerakkan Penanganan Banjir Aceh

Palembayan porak-poranda diterjang limpasan air, menimbulkan banyak korban.

Suherman, salah satu warga Palembayan, menuturkan bahwa arus air begitu kuat.

Batu berukuran 3x3 meter pun hanyut hingga ke samping masjid di dekat rumahnya. Rumahnya yang terletak 10 meter dari bibir sungai juga terbawa banjir.

Baca Juga: 183 Personel dan Puluhan Ton Logistik Diangkut Kapal Wisanggeni 8005, Polri Perkuat Penanganan Banjir

Seumur hidup tinggal di Palembayan, belum pernah Suherman mengalami kebanjiran. Ini pengalaman pertamanya.

Pria berusia 35 tahun ini menuturkan, berdasarkan cerita dari nenek mertuanya, Palembayan tak pernah kebanjiran meski berdampingan dengan Sungai Nanggang.

"Mungkin dalam jangka waktu seratus tahun atau lebih, baru ini pertama kali terjadi di Palembayan," kata Suherman saat ditemui di salah satu rumah warga.

Baca Juga: Menteri Investasi Rosan Roeslani Jelaskan 3 Alasan Investor Tetap Optimistis di Kawasan IMIP

Rumah warga itu kini menjadi lokasi pengungsian, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (3/12/2025).

Pasca banjir, akses jalan tertutup. Sejumlah infrastruktur vital, di antaranya kelistrikan, mengalami kerusakan. Warga Palembayan terisolasi, gelap gulita saat malam tiba.

Namun kondisi tersebut tak berkepanjangan. Warga setempat, anggota TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan berjibaku siang-malam untuk memulihkan keadaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X