Baca Juga: Dampak Menebang 1.000 Pohon Lebih Berat daripada Menanam 1.000 Pohon, Moratorium Disiapkan
Dua hari pasca bencana, jalan di Palembayan sudah bisa diakses. Bantuan logistik pun bisa sampai ke para korban.
"Walaupun alat berat tidak memadai, untuk pembersihan jalan cukup cepat," Suherman menuturkan.
Pembukaan akses jalan terisolasi menjadi yang paling utama di Palembayan.
Baca Juga: Laporan Badan Geologi: 3 Faktor Kunci Penyebab Longsor di 5 Wilayah Sumatera Saat Hujan Ekstrem
Selain untuk distribusi bantuan, pembukaan akses ini terutama untuk keperluan pencarian korban hilang.
Begitu akses transportasi terbuka, paket bantuan makanan langsung dibagikan. Bantuan lainnya secara bertahap juga masuk.
"Untuk sembako, Alhamdulillah tersalurkan dengan tepat. Dari pihak pemerintah, bantuannya lumayan cepat sampai ke masyarakat."
Baca Juga: Banjir Bandang di 3 Provinsi Sumatera, Pemerintah Diminta Evaluasi atas Kebijakan Lingkungan
"Tapi masih ada sebagian masyarakat atau pun keluarga-keluarga yang di sini belum mendapatkan karena akses jalan," dia mengungkapkan.
Suherman pun mengaku terkesan dengan kinerja para petugas PLN yang sigap memulihkan aliran listrik.
Mereka bergerak cepat memasang kembali tiang-tiang listrik yang roboh akibat terjangan banjir.
"PLN terus bekerja mendirikan kembali tonggak tiang-tiang PLN untuk menyambung kabel yang terputus," ujar Suherman.
Baca Juga: DPR Jadwalkan Rapat 4 Desember Bahas Kerusakan Hulu dan Dampak Material Kayu pada Banjir Sumatera
Pembukaan akses juga membantu masyarakat keluar-masuk untuk beraktivitas, memperbaiki rumah yang terdampak banjir, hingga membersihkan material yang terbawa banjir.
Artikel Terkait
DPR Jadwalkan Rapat 4 Desember Bahas Kerusakan Hulu dan Dampak Material Kayu pada Banjir Sumatera
Banjir Bandang di 3 Provinsi Sumatera, Pemerintah Diminta Evaluasi atas Kebijakan Lingkungan
Dampak Menebang 1.000 Pohon Lebih Berat daripada Menanam 1.000 Pohon, Moratorium Disiapkan
Menteri Investasi Rosan Roeslani Jelaskan 3 Alasan Investor Tetap Optimistis di Kawasan IMIP
Pemulihan Pascabanjir: Pemerintah Susun Timeline 100 Hari untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Penanganan Bencana Di-backup Penuh: Presiden Siapkan Tambahan Anggaran dan Perkuat Operasi TNI–Polri
Setelah Berhari-Hari Padam, Listrik di Sibolga–Tapteng Pulih: PLN Percepat Perbaikan Jadi 2–3 Hari
Laporan Badan Geologi: 3 Faktor Kunci Penyebab Longsor di 5 Wilayah Sumatera Saat Hujan Ekstrem
183 Personel dan Puluhan Ton Logistik Diangkut Kapal Wisanggeni 8005, Polri Perkuat Penanganan Banjir
Dukungan Maksimal: Helikopter, Hercules, dan 40 Ton Logistik Gerakkan Penanganan Banjir Aceh