24JAMNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) berupaya mempercepat pemulihan suplai BBM dan LPG untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh.
Ketersediaan bahan bakar merupakan hal yang vital untuk memulihkan kehidupan masyarakat.
Namun, Pertamina harus menghadapi tantangan yang tak mudah di lapangan. Sejumlah akses transportasi tak dapat dilalui akibat terjangan banjir dan timbunan longsor.
Berbagai cara pun dilakukan demi menjamin kebutuhan masyarakat. Untuk menembus Kabupaten Bener Meriah misalnya, Pertamina melakukan pengiriman BBM dengan menggunakan pesawat.
"Kami melakukan penyaluran via udara khusus ke Kabupaten Bener Meriah dengan Pertalite dan Bio Solar masing-masing 1000 liter."
"Sebagai dukungan emergensi untuk layanan masyarakat di wilayah terisolasi," kata Sekretaris Perusahaan Pertamina, Arya Dwi Paramita, Kamis (4/12/2025).
Baca Juga: Jalan Palembayan Bisa Dilalui, Tim Gabungan Salurkan Bantuan ke Wilayah yang Sebelumnya Terputus
Dia menambahkan, bencana sempat memutus akses distribusi BBM dan LPG ke 16 kabupaten dan kota di Aceh. Untuk mengurai hambatan, Pertamina melakukan pengalihan jalur distribusi.
"Tim melakukan percepatan pemulihan melalui alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk melayani SPBU wilayah Pidie Jaya, Pidie dan Bireun."
"Sebelumnya suplai normal berasal dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe," Arya menerangkan.
Baca Juga: Dukungan Maksimal: Helikopter, Hercules, dan 40 Ton Logistik Gerakkan Penanganan Banjir Aceh
Pertamina juga melakukan pengiriman LPG secara darurat dengan menggunakan kapal dari Terminal LPG Arun.
Serta suplai darurat LPG dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) wilayah Sumatera Utara ke agen wilayah terdampak di Aceh.
Selain itu, Pertamina melakukan pemetaan SPBU prioritas di setiap wilayah. Pasokan dijaga agar tidak terjadi kekosongan.
Artikel Terkait
DPR Jadwalkan Rapat 4 Desember Bahas Kerusakan Hulu dan Dampak Material Kayu pada Banjir Sumatera
Banjir Bandang di 3 Provinsi Sumatera, Pemerintah Diminta Evaluasi atas Kebijakan Lingkungan
Dampak Menebang 1.000 Pohon Lebih Berat daripada Menanam 1.000 Pohon, Moratorium Disiapkan
Menteri Investasi Rosan Roeslani Jelaskan 3 Alasan Investor Tetap Optimistis di Kawasan IMIP
Setelah Berhari-Hari Padam, Listrik di Sibolga–Tapteng Pulih: PLN Percepat Perbaikan Jadi 2–3 Hari
Laporan Badan Geologi: 3 Faktor Kunci Penyebab Longsor di 5 Wilayah Sumatera Saat Hujan Ekstrem
183 Personel dan Puluhan Ton Logistik Diangkut Kapal Wisanggeni 8005, Polri Perkuat Penanganan Banjir
Dukungan Maksimal: Helikopter, Hercules, dan 40 Ton Logistik Gerakkan Penanganan Banjir Aceh
Jalan Palembayan Bisa Dilalui, Tim Gabungan Salurkan Bantuan ke Wilayah yang Sebelumnya Terputus
23 Korban Tewas di Taput: Bantuan TNI–Polri dan Perangkat Starlink Bantu Pulihkan Akses Jalan serta Komunikasi