NEWS SUMMARY
- BRI akan menggelar RUPSLB pada 17 Desember 2025 untuk membahas agenda strategis yang belum diungkap ke publik.
- Spekulasi muncul terkait kemungkinan perombakan direksi setelah restrukturisasi besar Maret 2025.
- Investor memantau dampak RUPSLB terhadap arah bisnis, tata kelola, dan kinerja saham BBRI di pasar.
24JAMNEWS.COM - Mengapa tiba-tiba RUPSLB digelar kurang dari satu tahun sejak RUPST terakhir – apakah ini sinyal perubahan besar di tubuh BRI?
Korporasi BRI mengumumkan bahwa RUPSLB akan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025.
Pemanggilan rapat dijadwalkan paling lambat pada Selasa, 25 November 2025 melalui situs web perseroan, KSEI, dan BEI.
Baca Juga: Meski Laba Alami Peningkatan, ADRO Kehilangan Hingga 15.184 Investor di Oktober 2025
Pemegang saham yang tercatat pada Senin, 24 November 2025 pukul 17.00 WIB berhak hadir atau diwakili.
Spekulasi Pergantian Direksi Dan Komisaris Muncul
Karena jarak antara RUPST 2025—yang digelar pada 24 Maret 2025—hingga RUPSLB ini belum genap satu tahun.
Muncul spekulasi bahwa korporasi BRI akan melakukan pergantian direksi atau komisaris.
Baca Juga: 9 Tokoh Termasuk Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo
Pada RUPST tersebut, dari 13 orang direksi yang ditetapkan, sebanyak 10 nama merupakan wajah baru.
Hal ini memperkuat pandangan bahwa agenda RUPSLB bisa jadi “lanjutan” dari restrukturisasi jabatan.
Mekanisme Usulan Mata Acara Terbuka untuk Pemegang Saham
Korporasi BRI memberi kesempatan bagi pemegang saham yang mewakili 1/20 (5 %) atau lebih dari seluruh saham dengan hak suara.
Baca Juga: Dividen 4,4 Persen! AMOR Bagi Separuh Laba Bersih Kuartal III Tahun 2025
Termasuk pemegang saham Seri A Dwiwarna, untuk mengusulkan mata acara rapat.
Artikel Terkait
BNPB Catat 3 Wilayah Rawan, Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Awal November 2025
Harga Saham RAFI Naik Turun 20 Persen, Manajemen Sebut Murni Merupakan Mekanisme Pasar
32 Tahun Membangun: Data Pertumbuhan dan Swasembada Indonesia di Era Soeharto
Laba Naik Rp73,40 Miliar, AMOR Distribusikan Dividen Interim Rp18,5 Per Saham
Dividen 4,4 Persen! AMOR Bagi Separuh Laba Bersih Kuartal III Tahun 2025
ADRO Bukukan Laba 126,64 Juta Juta Dolar AS, Jumlah Pemegang Saham Menyusut Tajam
Meski Laba Alami Peningkatan, ADRO Kehilangan Hingga 15.184 Investor di Oktober 2025
Rekor Baru IHSG Menyentuh 8.394: Kapitalisasi Pasar BEI Naik ke Rp15.316 Triliun
Dirut Riduan Gagal Lulus Fit and Proper Test OJK, Apa Dampaknya untuk Bank Mandiri?
9 Tokoh Termasuk Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo