Kmunikasi krisis harus dilakukan segera agar tidak terjadi kekosongan informasi yang memperburuk penyebaran spekulasi.
Keterlambatan informasi dapat dianggap sebagai sinyal koordinasi internal yang belum solid.
Keterbukaan adalah bagian dari perlindungan investor dan harus menjadi prioritas utama dalam situasi sensitif seperti ini.****
Artikel Terkait
Laporan JATAM: Lima Korporasi Tambang dan Risiko Konflik Kepentingan Pengawasan Daerah
Benarkah Condet Kampung Terakhir Jakarta? Data Penggunaan Lahan dan Sejarah Betawi Ungkap Realitas
Penawaran Investasi 1,3 Miliar Dolar AS Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia dan Yordania
Dari Podcast ke Polemik: Ucapan Gubernur Sherly Tjoanda y ang Memicu Reaksi Soal Kondisi Morotai
Sidang Perdana Cerai Marissa Anita: Gugatan 12 November, Mediasi 30 Hari Jadi Penentu Lanjutan
Bank Indonesia Fokus Stabilitas Rupiah, Namun Ruang Penurunan Bank Indonesia Rate Ada
Dengan Akuisisi Emway, BABY Tambah Portofolio 10+ Merek Mainan Global, Perluas Ekosistem Omnichannel
Harga Bitcoin Sentuh 89.000 Dolar AS, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga The Fed dan Arah Likuiditas Global
Bitcoin Turun ke Level Terendah 7 Bulan, Arus Keluar ETF 800 Juta Dolar ASPer Hari Dorong Tekanan Jual
Dua Korporasi Bersengketa: JATAM Ungkap Data Baru Kekacauan Tata Kelola Tambang di Halmahera Timur