bisnis

Kapasitas Listrik Pertamina NRE Tembus Hingga 3.083 MW, Dorong Transisi Energi Nasional

Minggu, 2 November 2025 | 19:09 WIB
Pembangkit listrik Pertamina NRE dioperasikan dengan keandalan tinggi, capai EAF 98,28 persen pada 2025. (Instagram.com @pertamina)

NEWS SUMMARY:

  • Produksi listrik dan keandalan pembangkit meningkat signifikan.
  • Dekarbonisasi capai hasil positif, dukung target Net Zero Emission 2060.
  • Pertamina NRE bukukan kinerja triwulan III 2025 di atas target RKAP.

24JAMNEWS.COM - Apakah korporasi energi nasional mampu menembus tantangan ekonomi global dan tetap tumbuh di tengah transisi menuju energi hijau?

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menunjukkan jawabannya melalui capaian gemilang pada triwulan ketiga 2025.

Pertamina NRE menutup triwulan III 2025 dengan kinerja operasional dan keuangan di atas target, menegaskan posisinya sebagai motor penggerak energi baru dan terbarukan nasional.

Baca Juga: 9. 29 Oktober 2025: MKD Putuskan Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Bertahan di Senayan

Total produksi listrik konsolidasi mencapai 6.524.753 Megawatt hour (MWh), melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 19,2 persen.

Peningkatan ini terutama ditopang oleh kinerja PT Jawa Satu Power (JSP) yang menghasilkan 2.690.693 MWh, atau 48 persen di atas target.

Kontribusi besar juga datang dari Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan 3.745.357 MWh, melampaui target sebesar 5 persen.

Baca Juga: Pendapatan Indosat Melemah 1,55 Persen, Laba Bersih Terkoreksi Jadi Rp3,58 Triliun

Sementara itu, Pertamina Power Indonesia (PPI) mencatat 88.703 MWh, mendekati target 90.166 MWh.

Secara total, kapasitas terpasang Pertamina NRE mencapai 3.083 Megawatt (MW), meningkat signifikan dari periode sebelumnya.

Proyek Baru Dorong Kapasitas Terpasang dan Kinerja Operasional

Kenaikan kapasitas terpasang didukung proyek-proyek strategis, terutama melalui afiliasi CREC.

Baca Juga: Elnusa Catat Pendapatan Sebesar Rp10,5 Triliun di Kuartal III 2025, Tapi Labanya Menyusut

CREC berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) baseload berkapasitas 197 MW serta Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 320 MWh pada September 2025.

Dengan tambahan proyek ini, total kapasitas terpasang CREC mencapai 526 MW, termasuk proyek Palawan’s Project yang berperan penting dalam memperkuat bauran energi bersih korporasi.

Halaman:

Tags

Terkini