bisnis

RUPSLB Bank BJB 1 Desember 2025 Bahas Pembatalan 3 Pengurus, Apa Alasannya?

Rabu, 12 November 2025 | 14:00 WIB
Gedung Bank BJB di Bandung, lokasi pelaksanaan RUPSLB yang akan membahas pembatalan tiga pengurus sesuai surat OJK. (Dok. bankbjb.co.id)

NEWS SUMMARY

  • Korporasi Bank BJB akan membatalkan pengangkatan tiga pengurus yang belum lolos uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) oleh OJK.
  • Pembatalan tersebut akan dibahas dalam RUPSLB pada 1 Desember 2025 sebagai tindak lanjut surat resmi OJK.
  • Tiga posisi yang dibatalkan adalah Komisaris Utama, Komisaris Independen, dan Direktur Kepatuhan yang sebelumnya ditetapkan pada April 2025.

24JAMNEWS.COM - Bagaimana ketidakpastian pengurus baru bisa mengguncang kepercayaan pemangku kepentingan?

Korporasi Bank BJB mendadak membatalkan pengangkatan tiga pengurus yang telah ditetapkan pada RUPST 16 April 2025.

Yakni Komisaris Utama, Komisaris Independen dan Direktur Kepatuhan, dan akan dibahas dalam RUPSLB 1 Desember 2025 sebagai tindak lanjut surat OJK.

Baca Juga: Naik 2,83 Persen, IHSG Berhasil Menyentuh Level Tertinggi Sepanjang Sejarah Bursa Efek

Siapa Saja yang Terdampak Pengangkatan dan Pembatalan

Ketiga posisi yang dihapus pengangkatannya adalah: Mardigu Wowiek Prasantyo sebagai Komisaris Utama Independen.

Helmy Yahya sebagai Komisaris Independen, dan Joko Hartono Kalisman sebagai Direktur Kepatuhan.

Pengangkatan mereka pada awalnya digelar dalam RUPST korporasi pada 16 April lalu, tetapi belum resmi efektif menjabat karena harus melewati proses fit & proper test OJK.

Baca Juga: BRI Gelar RUPSLB 17 Desember Tahun 2025, Investor Tunggu Arah Baru Korporasi

Reaksi Pemegang Saham, Publik, dan Pemangku Kebijakan

Pembatalan ini muncul di saat korporasi tengah mencatat kinerja yang cukup baik.

Dengan pembagian dividen untuk tahun buku 2024 sebesar Rp 896,95 miliar atau Rp 85,25 per saham, yang setara 65,50 % dari laba bersih Rp 1,369 triliun.

Namun, keputusan mendadak seperti ini dapat menimbulkan pertanyaan dari pemegang saham.

Baca Juga: Meski Laba Alami Peningkatan, ADRO Kehilangan Hingga 15.184 Investor di Oktober 2025

Mengenai stabilitas manajemen dan transparansi pengangkatannya, serta konsekuensi terhadap reputasi korporasi di mata publik dan pasar keuangan.

Halaman:

Tags

Terkini