• Sabtu, 18 April 2026

Menelusuri Desa Sembungan Dieng, Negeri di Atas Awan dengan Ketinggian 2.300 Meter

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Kamis, 6 November 2025 | 18:00 WIB
Panorama pagi di Desa Sembungan, Wonosobo, menampilkan awan bergulung yang menutupi rumah-rumah di desa tertinggi Pulau Jawa. (Instagram.com @abi__tholib)
Panorama pagi di Desa Sembungan, Wonosobo, menampilkan awan bergulung yang menutupi rumah-rumah di desa tertinggi Pulau Jawa. (Instagram.com @abi__tholib)

Pemerintah daerah juga terus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan sistem irigasi hemat air untuk menjaga produktivitas di tengah suhu rendah yang ekstrem.

Desa Wisata Terbaik dan Gerbang Menuju Sikunir

Selain sektor pertanian, Desa Sembungan juga berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

Baca Juga: 116,90 Hektare Tambang Ilegal Milik Harum Energy di Kutai Kartanegara Ditertibkan Satgas PKH

Desa ini pernah dinobatkan sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Wisatawan yang datang dapat menikmati panorama Puncak Sikunir, terkenal sebagai spot terbaik untuk menyaksikan Golden Sunrise di Pulau Jawa, serta mengunjungi Telaga Cebong dan Curug Sikarim yang masih alami.

Akses jalan menuju desa ini kini telah diperbaiki dan dapat dilalui kendaraan pribadi, memastikan wilayah ini tetap terhubung dan mudah dijangkau wisatawan.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Ibu Kota Nusantara Tetap Dibangun Disebut Kota Hantu oleh The Guardian

Daya Tarik Alam dan Budaya yang Terus Menyala

Keindahan alam, budaya lokal, dan keramahan warga menjadikan Desa Sembungan bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga simbol harmoni antara manusia dan alam.

Dengan udara sejuk, panorama menakjubkan, serta pesona Bun Upas yang unik, desa ini terus menarik wisatawan yang ingin merasakan pengalaman hidup di atas awan.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X