24JAMNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan bencana di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang bergerak cepat membantu masyarakat terdampak.
“Terima kasih semua pihak, terutama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya di lokasi, Senin (1/12).
Ia menegaskan kondisi alam yang ekstrem memang menimbulkan tantangan besar dan menyebabkan sejumlah jalur masih terputus. Namun, pemerintah memastikan seluruh upaya dilakukan untuk mempercepat pemulihan.
Baca Juga: BPS: Inflasi November 2,72 Persen yoy, Penurunan Harga Beras Redam Tekanan Harga Jelang Akhir Tahun
“Memang kondisi alam sangat menantang, sangat menimbulkan kesulitan. Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” kata Prabowo.
Salah satu fokus utama adalah kelancaran distribusi bahan bakar di daerah terdampak. Presiden menyebutkan bahwa jalur logistik telah mulai terbuka, termasuk melalui jalur laut dengan masuknya kapal berkapasitas besar ke Pelabuhan Sibolga.
“Sekarang masalah BBM, tapi kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga,” tegasnya.
Selain itu, dukungan udara terus dimaksimalkan. Pesawat Hercules dikerahkan setiap hari untuk mengangkut bantuan ke titik-titik yang dapat dijangkau. “Hercules terus kita kerahkan. Mungkin tiap hari beberapa titik yang bisa didaratkan,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, Kementerian PU, BNPB, hingga pemerintah daerah. Ia menilai koordinasi berjalan dengan baik.
“Saya terima kasih sama semua instansi, TNI, Polri, PU, BNPB, Pemda juga bekerja dengan baik,” ucapnya.
Baca Juga: Program Energi Bersih 1 Desa 1 MW Dikebut, Pemerintah Perkuat Operasi Gabungan Tutup Tambang Ilegal
Prabowo menekankan pentingnya solidaritas bangsa dalam menghadapi musibah. Ia meyakini bahwa kekuatan kolektif seluruh pihak membuat penanganan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
“Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas. Semuanya kompak kita atasi. Negara kita kuat sekarang, mampu untuk mengatasi. Terima kasih,” pungkas Presiden.****
Artikel Terkait
Program Energi Bersih 1 Desa 1 MW Dikebut, Pemerintah Perkuat Operasi Gabungan Tutup Tambang Ilegal
Laporan Audit Internal PBNU Soroti Transaksi Rp100 M dan Pengelolaan Dana, Pengaruhi Langkah Organisasi
Isu Utama di Balik Desakan Mundur Gus Yahya dan Seruan Penyelesaian Secara Internal dari Cak Imin
Dugaan Pengurangan Pajak 2016–2020: Kejagung Telusuri Pemufakatan Pegawai Pajak dan PT Djarum
Keputusan 00.45 WIB: Poin Penting Pencabutan Wewenang Ketua Umum PBNU Gus Yahya
Danantara Seleksi 6 Indikator Utama Untuk Investasi Saham, BEI Siapkan Indeks Baru 2025
6 Parameter Danantara Memilih Saham, Dari ROE Hingga Likuiditas Harian di Pasar Modal Indonesia
Klarifikasi Jokowi Soal Tuduhan Peresmian Bandara IMIP yang Disebut Publik dalam Polemik Terbaru
Kunjungan Pagi 06.00 ke Sumatera: Prabowo Cek Penanganan Banjir dan Standar Darurat di Wilayah Terdampak
BPS: Inflasi November 2,72 Persen yoy, Penurunan Harga Beras Redam Tekanan Harga Jelang Akhir Tahun