Menurutnya kondisi tersebut meningkatkan potensi banjir karena aliran sungai terhambat dan kapasitas penampang berkurang.
Ia mengatakan bahwa data satelit menunjukkan pelanggaran tata ruang terjadi secara masif di beberapa daerah.
Baca Juga: Danantara Tegaskan Tolak Saham Gorengan, Ini 6 Data Kunci dalam Seleksi Investasi di BEI
Pemda Diminta Bergerak Mandiri Sebelum Meminta Bantuan Pusat
Raditya menegaskan bahwa kepala daerah harus responsif dan tidak menunggu bencana terjadi sebelum meminta dukungan dari pemerintah pusat.
Ia mengatakan pemda harus memahami informasi dari BMKG sebagai dasar kesiapsiagaan.
Baca Juga: Polemik PBNU 26 November: Fakta Pemberhentian Gus Yahya dan Kendali di Tangan Rais Aam
Fathani meminta pemda aktif berkoordinasi dengan lima balai besar BMKG agar mitigasi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.****
Artikel Terkait
Jabatan Gus Yahya Dicabut pada 26 November: Data Kunci Transisi Kepemimpinan PBNU
Syuriyah PBNU Putuskan Pemberhentian Gus Yahya pada 00.45 WIB: Ini Dampak Organisasi
ETF Hingga Indeks Baru: 6 Kriteria Saham Incaran Danantara Dorong Modernisasi BEI 2025
Alasan Jokowi Bantah Peresmian Bandara IMIP dan Beri Penegasan Bandara yang Ia Resmikan
Fakta Penting Klarifikasi Jokowi Mengenai Isu Peresmian Bandara Khusus IMIP di Morowali
Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Dorong Penguatan Fungsi Pemerintah Jaga Lingkungan
Data Penting Polemik Bandara IMIP: Dari Rapat Kabinet Hingga Statusnya Menjadi Internasional
20 Kg Emas Ilegal Per Hari dari Merangin: Ancaman TNKS dan Konflik Penegakan Hukum
Wilayah Operasi Penelusuran Kayu Banjir Sumatera Ungkap Modus Baru Penyalahgunaan Skema PHAT
Danantara Kaji Penawaran 35 Persen Saham Lotte Chemical dalam Proyek 4 Miliar Dolar AS