JK juga menilai proses hukum yang dijalankan cacat prosedur, terutama terkait rencana eksekusi lahan tanpa adanya constatering atau pengukuran resmi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kalla Group Tegaskan Perlawanan Melalui Jalur Hukum
Kalla Group menyatakan tidak akan tinggal diam dan siap menempuh seluruh upaya hukum untuk mempertahankan hak atas lahan tersebut.
Baca Juga: Persatuan Bangsa Indonesia Dimulai dari 3 Isi Sumpah Pemuda, Ini Sejarahnya
Menurut Jusuf Kalla, langkah GMTD merupakan bentuk “perampasan hak” yang harus dilawan demi menegakkan keadilan.
Ia menyebut perjuangan ini sebagai “jihad melawan ketidakadilan” dan menegaskan bahwa korporasi besar seperti Kalla Group pun tidak kebal dari potensi kecurangan hukum.
Seruan untuk Keadilan dan Perlindungan Hukum yang Setara
Dalam penutup pernyataannya, JK mengingatkan aparat penegak hukum untuk bersikap netral.
Baca Juga: Fakta 1928 Kongres Pemuda II: Debut Perdana Lagu Indonesia Raya WR Supratman
Ia menilai kasus ini sebagai ujian penting bagi sistem hukum dan keadilan di Indonesia.
JK juga menegaskan, jika korporasi sebesar Kalla Group saja bisa menjadi korban tumpang tindih lahan, maka masyarakat kecil lebih rentan dirugikan.
Hingga kini, tanggapan resmi dari pihak GMTD atau Lippo Group masih dinantikan.****
Artikel Terkait
Momen Hangat: Wapres Gibran. Rakabuming Hadir di Ulang Tahun Prabowo ke-74
Sri Mulyani Rancang, Purbaya Tunda: Pajak Marketplace Baru Jalan Saat Ekonomi 6 Persen
Persatuan Bangsa Indonesia Dimulai dari 3 Isi Sumpah Pemuda, Ini Sejarahnya
Fakta 1928 Kongres Pemuda II: Debut Perdana Lagu Indonesia Raya WR Supratman
Mantan Presiden Soeharto dan Gus Dur Masuk Daftar 40 Calon Pahlawan Nasional 2025
Pemerintah Bongkar Tambang Ilegal 116,90 Ha Milik Kiki Barki di Kaltim, BPKP Tegaskan Transparansi
Fakta Unik Desa Sembungan Dirng, Desa Tertinggi yang Hidup di Atas Awan Jawa Tengah
Presiden Prabowo Subianto Minta Tindak Tegas Kasus Fatty Matter yang Rugikan Keuangan Negara
Presiden Prabowo Serahkan 16 Nama Calon DEN, DPR Akan Pilih 8 Figur Terbaik Energi Nasional
Press Release Dini Kurangi 60 Persen Risiko Krisis Reputasi, Ini Kata PRC Indonesia