Untuk memberi ruang bagi pelaku UMKM dan kreatif naik kelas, sekaligus menciptakan pusat ekonomi lokal yang inklusif.
Realitas Konsumsi dan Keyakinan Masyarakat
Eisha M. Rachbini, Direktur Program INDEF, memaparkan hasil riset yang menunjukkan daya beli masyarakat belum membaik.
Konsumsi rumah tangga selama delapan kuartal terakhir masih tumbuh di bawah PDB.
Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen stagnan di sekitar angka 100, menandakan optimisme masyarakat terhadap pendapatan ke depan sangat tipis.
Target Makro dan Risiko Global
Rencana APBN 2026 mematok pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 %, inflasi 2,5 %, dan nilai tukar Rupiah di kisaran Rp 16.500 per USD.
Baca Juga: Boy Thohir Tambah 3,14 Juta Saham TRIM, Perkuat Kepemilikan Senilai Rp1,72 Triliun
Namun, menurut Eko Listyanto, Direktur Big Data INDEF, target ini terlalu optimistis.
Data riil seperti konsumsi, investasi, dan ekuitas eksternal menunjukkan ketidakpastian yang signifikan.
Menyuntikkan Modal ke Sektor Produktif
Menurut Aviliani, Ekonom Senior INDEF, pembiayaan sektor riil tetap didominasi perbankan, meski ada kontribusi dari pasar modal dan multifinance.
Baca Juga: Temuan Konflik Tambang Nikel dan Darurat Tata Kelola di Maluku Utara yang Memicu Pertanyaan Publik
Ia menyoroti bahwa sektor pariwisata potensial untuk menjadi mesin pertumbuhan cepat.
Terutama jika ekosistem lokal (seperti diskon tiket dan infrastruktur) diperkuat.
Paradigma Keadilan Ekonomi dari Tiga Model
Didin S. Damanhuri, ekonom INDEF, menawarkan kerangka “growth through equity” sebagai solusi.
Baca Juga: Bitcoin ke 89.000 Dolar AS, Apa Dampak Arus Keluar 170.000 BTC dari ETF AS Terhadap Sentimen Pasar?
Artikel Terkait
17 Tahun Pernikahan Berakhir, Sidang Mediasi Cerai Marissa Anita dan Andrew Trigg Dimulai Hari Ini
BABY Ambil Alih Emway, Perbesar Pasar Bayi-Anak dan Mainan dengan Jaringan Distribusi 40.000 Lokasi
Penurunan Bitcoin ke 89.000 Dolar AS Terjadi Saat ETF Kehilangan 170.000 BTC, Bagaimana Prospek Pemulihan?
Aksi Damai dan 20 Tahun Degradasi Lingkungan: JATAM Rilis Temuan Krisis Nikel Maluku Utara
Kepemilikan Boy Thohir di TRIM Tembus 34,64 Persen Setelah Pembelian 3,14 Juta Saham
Pertanyaan Publik Menggantung Usai Wafatnya Dirut Yusuf Saadudin Tanpa Penjelasan Kronologi Resmi
Sejumlah Poin Tekanan Publik pada Korporasi Setelah Kejadian yang Menimpa Dirut Yusuf Saadudin
Kecelakaan Bus di Kampong Thom Tewaskan 13 Orang: Data Awal Ungkap Dugaan Sopir Mengantuk
Lima Tokoh Dicekal Termasuk Dirut Djarum: Data Terbaru Penyidikan Dugaan Korupsi Pajak Eks Dirjen Pajak
Audit BPK RI, Pemeriksaan Independen, dan Penjelasan Sherly Soal Isu Saham Tambang Warisan