Ia mengatakan pendidikan pascasarjana ia tempuh di Purdue University di Amerika Serikat.
Ia menyampaikan bahwa gelar Master dan Doktor yang ia raih menjadi bekal awal untuk masuk ke dunia kebijakan publik.
Baca Juga: Faktor-Faktor Kunci yang Yakinkan Investor Meski Status Internasional Bandara IMIP Morowali Dicabut
Kinerja Menkeu Purbaya Mendapat Penilaian Terbaik dari Survei IPO
Purbaya menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih setelah dilantik pada September 2025.
Ia tercatat sebagai menteri dengan kinerja paling baik berdasarkan survei Indonesia Political Opinion.
Ia memperoleh angka 17,5 persen dalam survei tersebut dan menempati posisi tertinggi dibandingkan menteri lainnya.
Baca Juga: Moratorium Penebangan Hutan: Dedi Siapkan Kebijakan Baru untuk Kurangi Risiko Bencana di Jabar
Ia disusul Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 15,1 persen.
Ia juga mengungguli Menteri Luar Negeri Sugiono yang berada pada angka 11,8 persen.
Kisah Masa Kecil Menkeu Purbaya Tentang Didikan Disiplin Orang Tua
Purbaya dalam kesempatan berbeda pernah menceritakan rutinitas masa kecilnya saat tumbuh di Bogor.
Ia mengungkapkan orang tuanya membiasakannya bangun pukul setengah lima pagi.
Baca Juga: Fakta Penting Potensi Danantara dalam Mendorong Ekonomi Syariah dan Industri Halal Indonesia 2025
Ia mengatakan dirinya harus berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju lokasi belajar pada masa itu.
Ia mengakui rutinitas fisik itu membentuk kedisiplinan dan ketangguhan mental yang ia bawa hingga kini.
Ia menilai didikan itu membantu dirinya menghadapi tekanan besar dalam pekerjaannya sebagai pejabat publik.
Baca Juga: Kerusakan Meningkat, Cak Imin Desak 3 Menteri Benahi Kebijakan Tata Ruang dan Mitigasi Bencana
Artikel Terkait
Menteri Investasi Rosan Roeslani Jelaskan 3 Alasan Investor Tetap Optimistis di Kawasan IMIP
Isu Tambang Dinilai Jadi Pemicu Konflik PBNU, Mahfud MD Jelaskan Pergeseran Karakter Organisasi
BMKG Ungkap 2 Fenomena Atmosfer Pemicu Hujan Sangat Lebat yang Sebabkan Banjir di Sumatera
183 Personel dan Puluhan Ton Logistik Diangkut Kapal Wisanggeni 8005, Polri Perkuat Penanganan Banjir
Dukungan Maksimal: Helikopter, Hercules, dan 40 Ton Logistik Gerakkan Penanganan Banjir Aceh
Jalan Palembayan Bisa Dilalui, Tim Gabungan Salurkan Bantuan ke Wilayah yang Sebelumnya Terputus
23 Korban Tewas di Taput: Bantuan TNI–Polri dan Perangkat Starlink Bantu Pulihkan Akses Jalan serta Komunikasi
BBM di Aceh: Pengiriman Udara 2.000 Liter dan Skema Clustering SPBU Jadi Andalan Pertamina
Tragedi Palembayan: 60 Warga Belum Ditemukan, Upaya SAR Temukan 3 Anak Suherman di Lokasi Berbeda
DPR Tampilkan Video 1,5 Meter Kayu Besar Pascabencana, Titiek Soeharto Minta Penegakan Hukum Tegas