• Sabtu, 18 April 2026

Fakta Ilmiah Tunjukkan bahwa Otak Bahagia Lebih Kreatif dan Produktif di Tempat Kerja

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Kamis, 6 November 2025 | 16:07 WIB
Senyum di meja kerja? Tanda otak sedang dalam kondisi optimal.   (Dok. CICI Ai)
Senyum di meja kerja? Tanda otak sedang dalam kondisi optimal. (Dok. CICI Ai)

NEWS SUMMARY:

  • Penelitian terbaru buktikan kebahagiaan bukan hasil, tapi sumber kesuksesan.
  • Pekerja bahagia lebih produktif, tahan stres, dan berorientasi solusi.
  • Korporasi global mulai jadikan kebahagiaan sebagai strategi bisnis utama.

24JAMNEWS.COM - “Pernahkah Anda mempertanyakan — apakah kebahagiaan itu sekadar hadiah setelah sukses, atau justru fondasi utama untuk berhasil?”

Selama ini banyak orang percaya bahwa urutannya ialah kerja keras → sukses → bahagia.

Namun penelitian dalam psikologi positif menunjukkan bahwa urutan yang lebih tepat adalah: kebahagiaan mendorong sukses.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ungkap Grup WA Nadiem Makarim Dibentuk Sebelum Jadi Menteri, Berikut Ini Isinya

Sebagai contoh, peneliti ­Shawn Achor dari ­Harvard University menyebut bahwa kondisi pikiran positif—atau kebahagiaan—menjadi “advantages” dalam otak yang memicu kreativitas, pembelajaran, dan pemecahan masalah.

Pengaruh ini didukung dengan riset yang menyatakan bahwa ketika seseorang bahagia, otaknya menghasilkan hormon seperti dopamin dan serotonin yang meningkatkan fungsi kognitif, energi, dan ketahanan terhadap kegagalan.

Kebahagiaan Mendorong Produktivitas dan Kinerja

Dalam konteks korporasi dan organisasi, kebahagiaan terbukti berkorelasi dengan produktivitas yang lebih tinggi.

Baca Juga: 40 Tokoh Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mahfud MD Nilai Soeharto Penuhi Syarat

Riset yang dilakukan ­Saïd Business School (Universitas Oxford) bersama perusahaan ­BT Group di Inggris menunjukkan hasil risetnya.

Bahwa pekerja yang melaporkan tingkat kebahagiaan tinggi memiliki produktivitas hingga 13 % lebih besar dibandingkan mereka yang merasa tidak bahagia.

Lebih luas lagi, analisis meta menunjukkan bahwa 33 studi lintas 27 negara menemukan hubungan positif antara kebahagiaan dan produktivitas kerja.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa 70 Persen Press Release Korporasi Gagal Tembus Media Online

Dengan demikian, kebahagiaan bukan sekadar “nice to have”, melainkan salah satu prasyarat kinerja unggul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X