• Sabtu, 18 April 2026

Ledakan SMAN 72 Jakarta: Update Kondisi Siswa, Izin Orang Tua, dan Tahap Pemeriksaan Pelaku

Photo Author
Budi Purnomo, 24jamnews.com
- Senin, 17 November 2025 | 19:00 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri.   (Instagram.com @poldametrojaya)
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Instagram.com @poldametrojaya)

NEWS SUMMARY:

  • SMAN 72 Jakarta masih menerapkan PJJ setelah insiden ledakan yang menimbulkan trauma pada sejumlah siswa.
  • Sekolah menunggu asesmen psikologis dan izin orang tua sebelum membuka opsi pembelajaran hybrid.
  • Polisi siap memeriksa terduga pelaku setelah kondisi kesehatannya membaik dan memastikan pendampingan KPAI.

24JAMNEWS.COM - Apakah anak-anak SMAN 72 Jakarta sudah benar-benar merasa aman kembali setelah insiden mengerikan itu?

Sebuah pertanyaan yang kini menghantui dunia pendidikan dan orang tua sejak ledakan di masjid sekolah pada 7 November 2025.

Sejumlah siswa SMAN 72 Jakarta masih menunjukkan gejala trauma psikis pasca-ledakan, menurut Kepala Sekolah Tetty Helena Tampubolon.

Baca Juga: Mengintip Kehidupan di Desa Sembungan Dieng, Desa Tertinggi dengan Suhu 0 Derajat

Ia mengungkap bahwa proses asesmen mental terus berjalan dengan melibatkan psikolog Angkatan Laut, Dinas PPAP, Kemensos, Dinas Kesehatan, HIMSI, dan Dikdasmen.

Menurut Tetty, beberapa siswa telah menyatakan kerinduan pada kegiatan sekolah luring, tetapi belum ada hasil asesmen resmi yang menyatakan mereka siap kembali tatap muka.

Pembelajaran Jarak Jauh Dipertahankan Sebagai Prioritas Keselamatan

Tetty memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di SMAN 72 masih dilaksanakan secara daring (PJJ).

Baca Juga: Produksi Benih Kelapa Selayar Capai 1,7 Juta Per Tahun, Penanaman Ditargetkan Sejuta Pohon

Ia menyebut izin orang tua sangat krusial jika kelak akan beralih ke pembelajaran hybrid maupun kehadiran penuh di sekolah.

Kekhawatiran orang tua terhadap keamanan anak-anak menjadi faktor penting dalam keputusan ini.

“Masih kita pantau … dan kita pastikan orang tuanya menyetujui,” ujar Tetty.

Baca Juga: Inflasi 3 Persen dan Shutdown 43 Hari Tekan Harga Bitcoin ke Bawah 100.000 Dolar AS

Kehadiran Negara dalam Proses Pemulihan

Pemerintah melalui Kementerian HAM menyatakan komitmen untuk hadir dalam pemulihan korban dan memastikan rasa aman di lingkungan sekolah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X