Ia menambahkan bahwa faktor banjir tidak hanya dipengaruhi deforestasi, tetapi juga intensitas hujan ekstrem, topografi, dan kerentanan daerah aliran sungai.
Pusat Dan Daerah Diminta Perkuat Konsistensi Kebijakan Pengendalian Risiko Banjir
Sinkronisasi perencanaan pusat–daerah perlu diperkuat agar izin yang keluar sejalan dengan mitigasi risiko bencana.
Baca Juga: 3 Hari Pascabencana, DPR Soroti Truk Pembawa Kayu Besar dan Desak Menteri Kehutanan Bertindak
Pentingnya evaluasi berkala terhadap izin usaha kehutanan terutama di kawasan dengan tingkat kejadian bencana yang meningkat.
Konsolidasi data lapangan dengan data satelit harus dilakukan untuk memastikan penilaian deforestasi tetap kredibel dan sesuai dinamika ekologi.
Kebutuhan Sistem Pengawasan Berbasis Data untuk Cegah Salah Persepsi Publik
Transparansi informasi izin dapat mengurangi kesalahpahaman antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Baca Juga: Faktor-Faktor Kunci yang Yakinkan Investor Meski Status Internasional Bandara IMIP Morowali Dicabut
Hal ini penting mengingat banjir besar di Sumatera memberikan dampak sosial ekonomi luas, termasuk terganggunya akses jalan, listrik, dan logistik.
Integrasi data hidrologi, curah hujan, dan perubahan tutupan lahan menjadi dasar penting bagi kebijakan kehutanan yang responsif bencana.****
Artikel Terkait
Isu Tambang Dinilai Jadi Pemicu Konflik PBNU, Mahfud MD Jelaskan Pergeseran Karakter Organisasi
BMKG Ungkap 2 Fenomena Atmosfer Pemicu Hujan Sangat Lebat yang Sebabkan Banjir di Sumatera
Jalan Palembayan Bisa Dilalui, Tim Gabungan Salurkan Bantuan ke Wilayah yang Sebelumnya Terputus
23 Korban Tewas di Taput: Bantuan TNI–Polri dan Perangkat Starlink Bantu Pulihkan Akses Jalan serta Komunikasi
BBM di Aceh: Pengiriman Udara 2.000 Liter dan Skema Clustering SPBU Jadi Andalan Pertamina
Tragedi Palembayan: 60 Warga Belum Ditemukan, Upaya SAR Temukan 3 Anak Suherman di Lokasi Berbeda
DPR Tampilkan Video 1,5 Meter Kayu Besar Pascabencana, Titiek Soeharto Minta Penegakan Hukum Tegas
Survei IPO Ungkap Purbaya Paling Moncer di Kabinet, Setelah Tinggalkan Pekerjaan Lapangan yang Sangat Berat
Data Terbaru Ungkap Masalah - Masalah Utama yang Disorot Menkeu dalam Iklim Investasi Indonesia
Audit HGU Mendesak, Walhi Tuding Praktik Lahan PTPN Picu Alih Fungsi 150 Hektare Kebun Teh