Salah satu proyek yang disebut secara eksplisit adalah hilirisasi dimethyl ether (DME) — turunan batu bara sebagai pengganti LPG — yang masih dalam tahap evaluasi teknologi.
“Kami juga memastikan dulu teknologi yang kita utamakan, yang up-to-date … dan yang paling efisien,” kata Roeslani.
Baca Juga: Momen Hangat: Wapres Gibran. Rakabuming Hadir di Ulang Tahun Prabowo ke-74
Evaluasi Komprehensif Sebelum Eksekusi Luas
Meski pendanaan diklaim tak bermasalah, Roeslani menegaskan bahwa evaluasi secara mendalam tetap berjalan untuk memastikan aspek finansial, legal, administrasi, dan teknologi proyek telah layak sebelum mulai.
"Kami melakukan evaluasi secara komprehensif, keseluruhan. … kalau sudah dilakukan evaluasi secara baik, … bisa segera dijalankan,” ujarnya.
Dengan situasi tersebut, pemerintah berharap percepatan pelaksanaan proyek-proyek strategis ini dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, pemerataan pembangunan, dan penguatan hilirisasi industri nasional.****
Artikel Terkait
Momen Hangat: Wapres Gibran. Rakabuming Hadir di Ulang Tahun Prabowo ke-74
Sri Mulyani Rancang, Purbaya Tunda: Pajak Marketplace Baru Jalan Saat Ekonomi 6 Persen
Persatuan Bangsa Indonesia Dimulai dari 3 Isi Sumpah Pemuda, Ini Sejarahnya
Fakta 1928 Kongres Pemuda II: Debut Perdana Lagu Indonesia Raya WR Supratman
Mantan Presiden Soeharto dan Gus Dur Masuk Daftar 40 Calon Pahlawan Nasional 2025
Pemerintah Bongkar Tambang Ilegal 116,90 Ha Milik Kiki Barki di Kaltim, BPKP Tegaskan Transparansi
Fakta Unik Desa Sembungan Dirng, Desa Tertinggi yang Hidup di Atas Awan Jawa Tengah
Presiden Prabowo Subianto Minta Tindak Tegas Kasus Fatty Matter yang Rugikan Keuangan Negara
Sengketa 16,4 Hektare Makassar: Jusuf Kalla Tuding Lippo Group Rekayasa Kepemilikan Tanah
Kampung Dukuh Garut di Tengah Hutan Cikelet, Warisan Budaya Tak Benda 2024 yang Masih Hidup