“PT KAI enggak usah khawatir, semua enggak usah khawatir, kita layani rakyat kita,” tegasnya dalam pernyataan yang menekankan tanggung jawab negara atas sarana publik.
Peringatkan Agar Isu Whoosh Tidak Dipolitisasi
Presiden juga mengimbau agar polemik proyek ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu yang bisa menimbulkan keresahan publik.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh dengan Stabil, Surplus Perdagangan Capai 65 Bulan Beruntun
“Jangan dipolitisasi, jangan kita menari di gendangnya orang. Mungkin ada pihak yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat,” ujarnya mengingatkan.
Transportasi Publik Harus Diukur dari Manfaat Sosial
Prabowo menjelaskan bahwa transportasi publik seperti Whoosh seharusnya dinilai dari manfaat sosial, bukan keuntungan finansial semata.
“Semua transportasi publik di seluruh dunia itu jangan dihitung untung rugi, tapi manfaatnya untuk rakyat,” jelas Presiden.
Baca Juga: Banjir dan Angin Kencang Terjang Jawa Timur, 2.800 Warga Terdampak di Awal November 2025
Pernyataan itu sejalan dengan pandangan Presiden Joko Widodo yang menilai proyek transportasi publik memberikan social return of investment.
Seperti pengurangan polusi dan peningkatan produktivitas.
Rincian Utang Whoosh dan Upaya Restrukturisasi
Berdasarkan data Managing Director PEPS, Anthony Budiawan, proyek Whoosh menelan biaya sekitar 7,27 miliar dolar Amerika.
Baca Juga: 2 Jam di Istana, Ignasius Jonan Bertemu Presiden Tegaskan Tak Ada Bahasan Terkait Whoosh
Terdiri atas 75 persen pinjaman dari Tiongkok Development Bank dan 25 persen setoran modal pemegang saham.
Kini, pemerintah tengah menegosiasikan restrukturisasi pelunasan utang agar diperpanjang hingga 60 tahun guna menjaga stabilitas keuangan nasional.****
Artikel Terkait
Budi Arie Setiadi Terpilih Lagi Sebagai Ketua Umum di Kongres III Projo, Era Jokowi Mulai Bergeser
Konflik Tambang Rakyat Banyuwangi: Warga Tolak Pengeboran PT BSI di Petak 67
Indonesia Bidik Investor Asing yang Siap Transfer Teknologi, Pertumbuhan Ekonomi Naik 5,5 Persen
3 Fakta Hiatus Penyanyi Vidi Aldiano: Fokus Pemulihan, Persiapan Album, dan Dukungan Fans
Tiga Indeks Baru S&P/IDX Dorong Investasi di Sektor ESG dan Syariah di Pasar Modal Indonesia
Deflasi Beras 0,54 Persen di Penggilingan, Badan Pusat Statistik: Harga Turun Serentak Nasional
2 Jam di Istana, Ignasius Jonan Bertemu Presiden Tegaskan Tak Ada Bahasan Terkait Whoosh
Banjir dan Angin Kencang Terjang Jawa Timur, 2.800 Warga Terdampak di Awal November 2025
Ekonomi Indonesia Tumbuh dengan Stabil, Surplus Perdagangan Capai 65 Bulan Beruntun
Utang Whoosh Rp116 Triliun, Presiden Prabowo Tegaskan Siap Tanggung Jawab Penuh